Kompas.com - 30/12/2019, 17:30 WIB
Siswa Kelas IV SDN 1 Purwojati, Jawa Tengah, didampingi guru mereka, Arifin Nur Hayadi, belajar IPS dengan mengidentifikasi permasalahan kemiskinan yang ada di lingkungan sekitar. DOK. TANOTO FOUNDATIONSiswa Kelas IV SDN 1 Purwojati, Jawa Tengah, didampingi guru mereka, Arifin Nur Hayadi, belajar IPS dengan mengidentifikasi permasalahan kemiskinan yang ada di lingkungan sekitar.

Ternyata siswa tidak mengalami masalah dalam berwawancara. Mereka bisa mendapatkan informasi diperlukan.

Kreasi ide pengentasan kemiskinan

Usai wawancara, siswa kembali ke sekolah. Mereka mendiskusikan dan membuat laporan hasil wawancara dan pengamatannya. Setelah selesai, setiap kelompok mempresentasikan hasil laporannya.

“Dari hasil wawancara kami mendapatkan informasi ijasah mereka ada yang SD dan SMP. Bayaran menjadi buruh juga tidak tentu tetapi keperluan banyak. Ada yang gara-gara berhutang pada bank tetapi tidak terbayar sehingga akhirnya hutang membengkak. Mereka tidak mampu membayar pinjaman. Jumlah anggota keluarga dalam satu rumah juga banyak,” kata salah satu kelompok.

Baca juga: Pohon Natal Persatuan Thamrin Libatkan 1.000 Siswa SD Tarakanita

Dari hasil presentasi tersebut, guru menugaskan siswa di dalam kelompok membahas beberapa solusi yang harus dilakukan agar dirinya tidak terjerumus dalam kemiskinan.

“Kita harus berupaya sekolah yang tinggi, tidak hanya sampai SD atau SMP saja. Kita juga harus bekerja keras mencari pekerjaan yang layak. Tapi jangan bercita-cita menjadi buruh saja, kita berusaha menjadi bos. Mulai sekarang kita juga harus giat belajar dan selalu berdo’a untuk mendapat kehidupan yang baik,” tutur siswa pada saat presentasi.

Dari pembelajaran ini, siswa bisa mendapat pengalaman riil di lapangan. Mereka juga dilatih berpikir kritis siswa belajar mengatasi permasalahan di sekitarnya.

Siswa Kelas IV juga tampak bahagia belajar langsung terjun ke masyarakat. Pada kegiatan refleksi pembelajaran, banyak yang menyampaikan pembelajaran ini mantul atau mantap betul,” tutup Arifin.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.