Sehari Jadi Relawan SAR Mapala UI: Permintaan Evakuasi Itu Terus Masuk ke HP Saya...

Kompas.com - 02/01/2020, 19:55 WIB
Salah satu anggota Tim SAR Mapala UI saat proses evakuasi di Kemang Pramata, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (1/1/2020). KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJOSalah satu anggota Tim SAR Mapala UI saat proses evakuasi di Kemang Pramata, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (1/1/2020).

Satu persatu anak kecil mulai dievakuasi ke atas perahu beserta lansia. Mereka menaiki tembok rumah untuk menuju perahu. Tetangga yakni lansia juga ikut dievakuasi dengan turun melalui tangga dari lantai dua. Suasana gelap gulita hanya sesekali petir yang menjadi cahaya penerang.

Kami kembali mendayung ke arah titik evakuasi awal. Arus yang kembali berarus cukup menyulitkan. Apalagi bobot di perahu semakin bertambah. Tiada kata patah arang.

"Semangat kawan," teriak kami.

Setiap korban yang evakuasi kami wajibkan untuk mengisi form korban yang telah dievakuasi. Tertib dalam pendataan memudahkan keluarga korban untuk mencari sanak keluarga.

Lagi lagi, hujan deras menghantam proses evakuasi warga. Kali ini disertai kilatan petir yang menyambar-nyambar. Langit kini kontras bercahaya akibat petir.

Kami menyisir area Kemang Pratama 2 sambil berteriak untuk mencari alamat korban. Cahaya kami berbekal senter di kepala. Kami meneriakkan nama-nama korban yang terjebak banjir.

"Ibu Ladia. Ibu Ladia," teriak kami di tengah hujan deras. Kami juga membunyikan peluit yang terpasang di pelampung kami.

Suara peluit yang bersahutan memekakkan gendang telinga di antara kami. Peluit terus kami bunyikan. Akhirnya, ada cahaya senter dari lantai dua sebuah rumah. Seorang laki-laki keluar dari lantai dasar sebuah rumah.

"Tolong kami pak. Tolong. Ada ibu hamil delapan bulan," kata laki-laki tersebut.

Kami segera merapatkan perahu dan masuk ke dalam rumah. Kondisi lantai dasar rumah sudah terendam hingga lebih dari satu meter. Perabotan rumah sudah mengapung. Mobil di garasi sudah terendam.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X