Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 07/01/2020, 13:57 WIB
Ayunda Pininta Kasih,
Yohanes Enggar Harususilo

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Tak lama lagi, siswa kelas 9 SMP dan 12 SMA/SMK akan segera menjalani ujian nasional (UN).

Di tengah banyaknya persiapan, mulai dari belajar, mencari kisi-kisi UN, hingga menjaga kesehatan, ada satu hal tidak boleh disepelekan, yaitu mengetahui tata tertib UN agar ujian berjalan lancar.

Ada sederet pelanggaran tata tertib bisa membuat kamu terancam dikeluarkan dari kelas, bahkan harus menerima nilai 0 (nol) dan tak dapat melakukan ujian perbaikan nilai.

Berdasarkan surat resmi BSNP dengan Nomor 0051/P/BSNP/XI/2019, ada sejumlah pelanggaran yang bisa membuat peserta UN terkena sanksi. Sanksi tersebut terbagi atas tiga kategori, yakni pelanggaran ringan, sedang dan berat.

Baca juga: Jangan Lupa, Maret-April 2020 UN bagi Siswa Kelas 3 SMP, SMA dan SMK

Berikut tingkat pelanggaran peserta ujian selama UN, sanksi dan tips ujian nasional agar kamu terhindar dari masalah:

Pelanggaran ringan

Jenis pelanggaran ringan meliputi:

  • Meminjam alat tulis dari peserta ujian.
  • Tidak membawa kartu ujian.
  • Menanyakan teknis ujian nasional berbasis komputer (UNBK) pada peserta lain.

Sanksi: diberi peringatan lisan oleh pengawas ruangan.

Tips: sebelum berangkat untuk menjalani UN, selalu mengecek kembali isi tas dan pastikan alat tulis serta kartu ujian ada di dalamnya. Selain itu, pastikan kamu mengetahui teknis UNBK agar ujian berjalan lancar.

Pelanggaran sedang

Jenis pelanggaran sedang meliputi:

  • Membuat kegaduhan di ruang ujian.

Sanksi: pembatalan ujian pada mata pelajaran bersangkutan oleh Ketua Panitia UN Tingkat Satuan Pendidikan.

Tips: hindari berselisih paham dengan peserta ujian lain atau dengan pengawas agar kamu tidak dianggap sebagai sumber kegaduhan. Fokuslah untuk ujian dan selesaikan masalah saat ujian selesai.

Pelanggaran berat

Jenis pelanggaran berat meliputi:

  • Kerja sama dengan peserta ujian.
  • Menyontek atau menggunakan kunci jawaban.
  • Meminta orang lain mengikuti ujian mengatasnamakan peserta ujian.
  • Membawa alat komunikasi (HP), kamera, perangkat elektronik yang dapat merekam gambar dan/atau alat elektronik lainnya yang tidak sah ke dalam ruang ujian.

Sanksi: dikeluarkan dari ruang ujian dan dinyatakan mendapat nilai 0 (nol) untuk mata pelajaran terkait oleh Ketua Panitia UN Tingkat Satuan Pendidikan dan tidak berhak mengikuti ujian perbaikan pada mata pelajaran tersebut.

Tips: percayalah pada kemampuan yang kamu miliki, sebab belum tentu jawaban dari orang lain selalu tepat. Hindari melakukan pelanggaran ‘kecil’ yang bisa membuat UN kamu gagal dan menyesal kemudian. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com