Pendidikan yang Tak Hanya Mencerdaskan

Kompas.com - 08/01/2020, 14:17 WIB
Matahari terbenam di Bay Area, Singapura. Dok. ShutterstockMatahari terbenam di Bay Area, Singapura.

KOMPAS.com - Agustus tahun 1965 adalah tahun paling sulit bagi Lee Kuan Yew. Semuanya dimulai dari minus, bukan NOL.

Ia harus memimpin sebuah republik seluas 700-an kilometer persegi untuk keluar dari sindrom ‘baru saja merdeka’. Tak ada sumber daya alam bisa digali, belum banyak teman untuk berbagi. Maklumlah, negara baru.

Lee Kuan Yew hanya punya pilihan bagaimana mencari jalan keluar mengkapitalisasi sumberdaya manusianya. Itu satu-satunya harta yang terlihat kasat mata waktu itu.

Hari ini Singapura menjadi rumah bagi sistem pendidikan yang luar biasa hebat.

OECD merilis PISA 2018 baru-baru ini. PISA (Programme for International Student Assessment), memberikan gambaran kira-kira performance siswa-siswa di negara-negara yang di-assess OECD dalam PISA seperti apa tingkatannya.

Berada di peringkat ke-2 setelah China, siswa-siswi Singapura unggul untuk tiga bidang: matematika, sains dan membaca (reading).

Tujuh tahun tinggal di Singapura saya merasakan sendiri sumpah Lee Kuan Yew yang sudah dinyatakannya: toko-toko buku tersebar di mana-mana, akses pembelajaran informal ada di semua pusat komunitas, sekolah dan kampus diguyuri dana milyaran dolar setiap tahun.

Semua dilakukan untuk memastikan bahwa sumpah Lew Kuan Yew, bapak pendiri Singapura, akan selalu relevan, penting, dan tak akan pernah lekang dimakan jaman.

Pegaruh sistem Eropa dan konten lokal

Sebut saja namanya Vincent asal Yogya, Albert dari Jakarta, dan Steven dari Tangerang Selatan.

Mereka adalah tiga dari empat belas anak yang tahun ini mendapatkan beasiswa dari pemerintah Singapura melalui MOE (Ministry of Education) untuk melanjutkan studi di sebuah sekolah menengah papan atas yang sangat prestisius di Singapura.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X