Pendidikan yang Tak Hanya Mencerdaskan

Kompas.com - 08/01/2020, 14:17 WIB
Matahari terbenam di Bay Area, Singapura. Dok. ShutterstockMatahari terbenam di Bay Area, Singapura.

Kebiasaan membaca, dan juga menuliskan segala hal, ternyata dalam rentang waktu yang panjang telah membangun peradaban yang mengenal apa itu ilmu, kebijaksanaan, pendidikan formal, dan apa itu karya sastra yang menginspirasi dinamika kehidupan, karya dokumenter/ dokumentasi.

Hal in kemudian mengilhami media-media cetak yang kemudian bertransformasi ke multi-media digital. Membaca memang merangsang rasa ingin tahu yang lebih besar.

Membaca adalah sebuah ‘”Aha!”….

Visi holistik pendidikan Lee Kwan Yew

Negeri kita memiliki tradisi tulisan (termasuk membaca tulisan-tulisan) yang jauh lebih panjang, tetapi sayang sekali anak-anak muda kita lebih menyukai apa yang menyenangkan telinga dan mata mereka.

Dan itu jelas bukan tulisan, melainkan gambar bergerak, grafik interaktif, asisten digital dengan kecerdasan buatan yang bisa diajak ngobrol.

Bila disrupsi di dunia industri telah mempertanyakan kemana perginya kapal-kapal layar, tidakkah kita ingin mempertanyakan juga kemana perginya buku-buku di keseharian anak-anak muda di negeri ini?

Bagaimana mungkin kita berharap mereka mengubah dunia bila mereka tidak diajak berimajinasi dan berwawasan luas melalui buku-buku yang mereka baca.

Prof. Bertil Andersson, Rektor Nanyang Technological University (NTU) mengingat bagaimana di awal kemerdekaan Singapura, Lee Kuan Yew sadar tanah airnya tak memiliki apapun untuk diolah.

Lee Kuan Yew telah memfokuskan daya upayanya membangun sebuah sistem pendidikan universal yang secara langsung menyediakan angkatan kerja bagi program industrialisasi Singapura yang sekaligus bertujuan menekan jumlah pengangguran pada waktu itu.

Hal lain diingat Andersson adalah begitu holistiknya visi Lee Kuan Yew hingga sempat terpikir bahwa untuk mewujudkan sistem pendidikan universal yang masif perlu satu armada besar guru-guru profesional, serta lembaga pendidikan tinggi yang kompetitif secara internasional.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X