Kesehatan Mental Mahasiswa Jadi Isu Utama Global, Lalu Apa Solusinya?

Kompas.com - 11/01/2020, 09:55 WIB
Ilustrasi mahasiswa internasional. ShutterstockIlustrasi mahasiswa internasional.

Faktor inilah yang menjadi fokus Slavin. Slavin memiliki keyakinan, bila masalah yang dihadapi mahasiswa tidak didengarkan dan diselesaikan, pengobatan akan menjadi hal yang sia-sia.

Misal, masalah yang diidentifikasi siswa adalah jam kelas yang panjang, terlalu banyak materi dan kompetisi yang kuat.

Slavin menyampaikan pihak universitas dapat memotong kurikulum keseluruhan sebesar 10 persen dan menyisihkan beberapa waktu luang baru untuk mata pelajaran pilihan.

Pada konferensi 2015 di Kanada, 45 negara menyusun Piagam Okanagan menyerukan universitas mengubah cara mereka mendukung kesehatan dengan membuat universitas untuk menerapkan dalam semua aspek kehidupan kampus, baik akademik dan non-akademik.

Agar mahasiswa lulus dengan bahagia

Saat ini 78 universitas di Inggris telah secara terbuka menegaskan komitmen mereka terhadap Piagam Okanagan, dan jumlahnya terus bertambah.

Misalnya, beberapa prodi universitas mengurangi jumlah jam yang dibutuhkan di tahun pertama, sebagai tanggapan terhadap siswa yang mengatakan mereka merasa kewalahan untuk menyesuaikan.

Beberapa prodi di sana juga telah menambahkan kelas persiapan sebelum memulai mata kuliah penting dengan tingkat kegagalan tinggi.

Hughes menegaskan keberpihakan ini akan jauh lebih efektif dan menjadi program pencegahan ketimbang memberikan pengobatan dan konseling.

Baca juga: Kuliah di UK dan Marah karena Cuma Dapat 70 di Penilaian Esai

Dia mengatakan tujuan universitas adalah memungkinkan orang muda untuk menyelesaikan masalah sulit seperti kesehatan mental.

Mahasiswa yang tahu cara merawat diri akan dapat mengikuti proses kuliah yang lebih baik sehingga dapat membawa hasil pendidikan mereka ke tengah masyarakt.

"(Dan akhirnya), mereka bisa lulus dan menjadi juara untuk kebahagiaan mereka," tutup Hughes. 

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X