6 Fakta Seputar Perubahan USBN 2020 "Merdeka Belajar"

Kompas.com - 14/01/2020, 07:30 WIB
Sebanyak 13 siswa SLBN A Kota Bandung mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), Senin, 18 Maret 2019. Dalam pelaksanaanya, siswa mengerjakan soal dalam bentuk huruf braille. Dok. Dinas Pendidikan JabarSebanyak 13 siswa SLBN A Kota Bandung mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), Senin, 18 Maret 2019. Dalam pelaksanaanya, siswa mengerjakan soal dalam bentuk huruf braille.

Semua siswa dan semua sekolah dalam satu daerah terikat untuk menggunakan bentuk ujian sama.

Hal ini menghambat kemerdekaan guru belajar melakukan asesmen. Dengan mengembalikan kewenangan penilaian akhir jenjang pada sekolah, guru didorong mulai dan secara terus menerus mengembangkan kapasitas profesionalnya terkait asesmen.

Selain itu, membuat soal tes tertulis bermutu memang tidak mudah. Kabar baiknya, penilaian akhir jenjang tidak harus mengandalkan tes tertulis. Guru bisa menggunakan beragam bentuk asesmen sesuai dengan kompetensi yang diukur, termasuk bentuk asesmen yang lebih dikenal masing-masing guru.

6. Peran dinas pendidikan

Dinas Pendidikan tidak lagi mengkoordinasi atau memfasilitasi penyelenggaraan ujian yang seragam.

Peran Dinas diharapkan bergeser ke arah pengembangan kapasitas guru dan sekolah guna meningkatkan mutu pembelajaran.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X