Rakor LLDikti Wilayah IV: Membangun Kolaborasi Merdeka Belajar di PTN dan PTS

Kompas.com - 17/01/2020, 22:09 WIB
Universitas Pamulang menjadi tuan rumah Rakor LL-Dikti Wilayah IV Jawa Barat dan Banten yang diikuti sekitar 400 PTN dan PTS wilayah tersebut. DOK. UNPAMUniversitas Pamulang menjadi tuan rumah Rakor LL-Dikti Wilayah IV Jawa Barat dan Banten yang diikuti sekitar 400 PTN dan PTS wilayah tersebut.

KOMPAS.com - Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL-Dikti) Wilayah IV, Jawa Barat dan Banten menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) yang diikuti sekitar 400 Perguruan Tinggi Negeri ( PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta ( PTS). 

Universitas Pamulang menjadi tuan rumah gelaran acara ini dan berharap kegiatan ini dapat menjadi pemantik kolaborasi antara PTN dan PTS yang berada di LL-Dikti (dulu bernama Kopertis) di wilayah IV meliputi Banten dan Jawa Barat. 

“Melalui pertemuan ini teman teman dari PTN dan PTS saling menjalin silaturahmi serta menciptakan peluang kolaborasi guna menjalin kerjasama memajukan pendidikan tinggi yang lebih baik,” ujar Rektor Unpam Dayat Hidayat di Kampus Unpam, Tangerang Selatan, Banten, (16/1/2020).

Merdeka Belajar di pendidikan tinggi

Aris Junaidi, Plt Sekretaris Dirjen Dikti dalam kesempatan acara Rakor mendorong semangat "Merdeka Belajar" yang dicanangkan Mendikbud Nadiem Makarim dapat masuk dalam kehidupan pembelajaran di pendidikan tinggi.

Baca juga: Mendorong Semangat Merdeka Belajar ke Ranah Pendidikan Tinggi

"Jadi pertama, tadi sudah kami sampaikan bahwa mahasiswa diberi kebebasan sebagai (bagian) merdeka belajar," ujar Aris Junaidi.

Ia menambahkan, "Dosen sebagai dosen penggerak, sehingga tidak hanya monoton, tetapi juga terinovatif sebagai penggerak, sehingga mahasiswa benar-benar bisa terinspirasi secara terbuka."

Lebih jauh Aris Junaidi menyampaikan Merdeka Belajar diartikan bahwa belajar tidak hanya monoton, belajar hanya fokus kepada satu bidang ilmu, karena dunia di luar memerlukan kompetensi yang luar biasa.

Mahasiswa diberikan kebebasan untuk belajar di luar lingkup prodinya, sehingga mempunyai kompetensi khusus, keahlian khusus dan siap bersaing dan berkompetensi di dunia luar. Inilah yang menjadi semangat konsep Merdeka Belajar, tandasnya.

Dalam kesempatan sama, Kepala LL Dikti Wilayah IV Jawa Barat-Banten Uman Suherman mengharapkan melalui Rakor LL Dikti ini para pimpinan PTN dan PTS akan lebih cepat memahami dan menentukan strategi dalam upaya mencapai target kebijakan pemerintah melalui Kemendikbud.

Kolaborasi antara PTN dan PTS

Kepala LL Dikti Wilayah IV Uman Suherman (kiri), Plt Sekretaris Dirjen Dikti Aris Junaidi (tengah) bersama Rektor Unpam Dayat Hidayat (kanan) di sela-sela Rakor LLDikti Wilayah IV di Kampus Unpam, Tangerang Selatan (16/1/2020).DOK. UNPAM Kepala LL Dikti Wilayah IV Uman Suherman (kiri), Plt Sekretaris Dirjen Dikti Aris Junaidi (tengah) bersama Rektor Unpam Dayat Hidayat (kanan) di sela-sela Rakor LLDikti Wilayah IV di Kampus Unpam, Tangerang Selatan (16/1/2020).

Lebih lanjut dalam sambutan Aris Junaidi mengatakan Rakor LL Dikti Wilayah IV akan membahas berbagai program pendidikan tinggi kini dan mendatang.

Melalui rakor tersebut, Aris berharap pimpinan PTN dan PTS yang hadir dapat memahami kebijakan-kebijakan baru yang digagas Mendikbud Nadiem Makarim.

“Visi Presiden untuk mencetak SDM dan implementasinya di Kemendikbud akan menjadi program empat tahun ke depan. Jadi harapannya para pemimpin atau Rektor PTN dan PTS dapat siap bersama–sama dengan Kemendikbud mengutamakan mutu dan kualitas pendidikan tinggi kita bersama sama,” harap Aris.

“Rakor LL Dikti IV ini merupakan inisiatif yang sangat luar biasa, dan terima kasih kami kepada Universitas Pamulang sebagai host rakor ini,” kata Aris Junaidi.

Baca juga: Pendidikan Tinggi Kembali ke Kemendikbud, Ini Tanggapan Akademisi

Apresiasi terhadap Unpam selaku tuan rumah juga datang dari Kepala LL Dikti Wilayah IV, Uman Suherman, "Kami mengharapkan semua pimpinan perguruan tinggi perlu melihat Unpam, untuk apa, bukan harus sama dengan Unpam, tetapi kita akan mencari peluang apa yang bisa kita kerjasamakan atau dikolaborasikan guna meningkatkan mutu dan kualitasn pendidikan tinggi kita bersama sama.”

Menanggapi hal tersebut Rektor Unpam mengatakan Unpam menyadari masih banyak kekurangan dan kelemahan dalam layanan di perguruan tinggi.

Ia berharap dengan kehadiran PTN dan PTS di Rakor ini akan dapat saling mengisi kekurangan dan meningkatkan perbaikan pelayanan pendidikan tinggi.

”Unpam bukan yang terbaik tetapi kita akan mencari kekurangan kita, kita saling menopang, serta berkolaborasi,” tutup Dayat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemendikbud Buka Lowongan Magang Mahasiswa, Ini Posisi dan Syarat

Kemendikbud Buka Lowongan Magang Mahasiswa, Ini Posisi dan Syarat

Edu
[POPULER EDUKASI] Cara Daftar dan Syarat Peroleh Kuota Gratis Kemendikbud | Indofood Banyak Buka Lowongan Lulusan SMA, D3, dan S1 | Pahami Syarat Peroleh Kuota Belajar yang Cair di Maret 2021

[POPULER EDUKASI] Cara Daftar dan Syarat Peroleh Kuota Gratis Kemendikbud | Indofood Banyak Buka Lowongan Lulusan SMA, D3, dan S1 | Pahami Syarat Peroleh Kuota Belajar yang Cair di Maret 2021

Edu
Jumlah Anggaran Turun, Subsidi Kuota Gratis Kemendikbud Menipis

Jumlah Anggaran Turun, Subsidi Kuota Gratis Kemendikbud Menipis

Edu
4 Kampus Terbaik Indonesia Bidang 'Engineering-Technology' QS WUR 2021

4 Kampus Terbaik Indonesia Bidang "Engineering-Technology" QS WUR 2021

Edu
Pola Pikir Mahasiswa Indonesia, Growth Mindset atau Fixed Mindset?

Pola Pikir Mahasiswa Indonesia, Growth Mindset atau Fixed Mindset?

Edu
Satu Tahun Pandemi, Sekolah Bukan Satu-satunya Tempat Belajar

Satu Tahun Pandemi, Sekolah Bukan Satu-satunya Tempat Belajar

Edu
I3L School of Business Raih Tim Terbaik dan Dosen Terbaik Ajang X-Culture Internasional

I3L School of Business Raih Tim Terbaik dan Dosen Terbaik Ajang X-Culture Internasional

Edu
Seleksi Guru ASN PPPK 2021, Materi dan Latihan Soal di ayogurubelajar.kemdikbud.go.id

Seleksi Guru ASN PPPK 2021, Materi dan Latihan Soal di ayogurubelajar.kemdikbud.go.id

Edu
Unej Beli Dua Alat GeNose untuk Screening Covid-19 di Kampus

Unej Beli Dua Alat GeNose untuk Screening Covid-19 di Kampus

Edukasi
Novel Serangkai, Beri Ruang Untuk Rasa Kehilangan

Novel Serangkai, Beri Ruang Untuk Rasa Kehilangan

Edu
30 PTN Paling Banyak Diincar di SNMPTN 2021, Ada Pilihanmu?

30 PTN Paling Banyak Diincar di SNMPTN 2021, Ada Pilihanmu?

Edu
'Overheard Jakarta', Sekelumit Kisah dari Warga Ibu Kota Jakarta

"Overheard Jakarta", Sekelumit Kisah dari Warga Ibu Kota Jakarta

Edukasi
Panduan Belajar dari Rumah di TVRI SD Kelas 1-6, Kamis 4 Maret 2021

Panduan Belajar dari Rumah di TVRI SD Kelas 1-6, Kamis 4 Maret 2021

Edukasi
Tanpa Tes Tertulis, Universitas Pertamina Buka Seleksi Nilai Rapor

Tanpa Tes Tertulis, Universitas Pertamina Buka Seleksi Nilai Rapor

Edu
Ini Persiapan dan Tahapan Program Guru Belajar dan Berbagi Kemendikbud

Ini Persiapan dan Tahapan Program Guru Belajar dan Berbagi Kemendikbud

Edu
Close Ads X