Viral Chaerul Lulusan SD Mampu Rakit Pesawat Terbang, Ini Kisahnya

Kompas.com - 23/01/2020, 11:02 WIB
KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna berbincang dengan Chaerul di Mabesau, Jakarta Timur, Selasa (21/1/2020). DOK.DispenauKSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna berbincang dengan Chaerul di Mabesau, Jakarta Timur, Selasa (21/1/2020).


KOMPAS.com - Siapa sangka, Chaerul, pemuda asal Pinrang, Sulawesi Selatan ini sempat viral di media sosial karena bisa merakit pesawat terbang ringan jenis ultralight.

Bahkan jika dipikir secara nalar, pemuda ini dulunya hanya bersekolah atau lulusan SD saja. Apalagi dia juga bekerja sebagai montir sepeda motor.

Namun karena kreativitas tinggi serta keinginan keras untuk merakit pesawat dan menerbangkannya sendiri, akhirnya Chaerul coba mewujudkan impiannya tersebut.

Baca juga: Pesawat dari Barang Bekas Buatan Montir Lulusan SD Pernah Tercebur ke Laut Saat Uji Coba

Akhirnya, pesawat rakitan Chaerul yang dibantu dua temannya ini berhasil terbang. Jadi, kreativitas tidak memandang siapa orang itu, atau lulusan sekolah apa, tetapi kuncinya hanya keinginan keras untuk berusaha dan mencoba.

Sempat tercebur ke laut

Seperti diberitakan di Kompas.com, Chaerul sempat gagal terbang pada empat kali uji coba. Namun pada uji coba kelima dia berhasil terbang di pinggir Pantai Ujung Tape.

"Pada 1 Januari lalu saat melakukan uji coba keempat, sebenarnya pesawat saya sudah bisa terbang. Namun, hanya barjarak 700 meter dengan ketinggian 10 meter di atas permukaan laut. Angin saat itu begitu kencang dan pesawat saya baru saja naik beberapa detik, tiba-tiba jatuh di laut tempat saya uji coba," ujar Haerul, saat ditemui di bengkelnya, Kamis (16/1/2020).

Saat berhasil terbang, Chaerul mengaku dalam keadaan gugup dan kaget karena pesawatnya bisa terbang setinggi 10 meter.

 Pesawat Chaerul itu lepas landas di pantai dan mampu terbang di atas pantai. Namun karena angin bertiup kencang akhirnya tercebur ke laut.

"20 Meter dari bibir pantai, pesawat saya tercebur ke dalam laut. Saat itu pesawat saya miring ke kanan. Hal yang membuat saya berani menerbangkan pesawat walau belum pernah latihan, karena saya terbang di atas pantai. Mungkin saya belum berani terbang di atas ketinggian daratan," kata Chaerul.

Pesawat dari barang bekas dan bermesin sepeda motor tersebut menjadi bukti bahwa Chaerul bisa melakukan suatu gebrakan, meski tak lulus sekolah, apalagi kuliah di jurusan teknik penerbangan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X