Demi Belajar Inggris, SMPN 5 Purwokerto Izinkan Siswa Main "Domino" di Kelas

Kompas.com - 23/01/2020, 14:58 WIB
Siswa Kelas VIIE SMPN 5 Purwokerto, Jawa Tengah, tampak asyik memainkan Domino belajar teks deskriptif dalam bahasa Inggris. DOK. TANOTO FOUNDATIONSiswa Kelas VIIE SMPN 5 Purwokerto, Jawa Tengah, tampak asyik memainkan Domino belajar teks deskriptif dalam bahasa Inggris.

KOMPAS.com – Konsep belajar menyenangkan (joyful learning) bukan hanya dominasi siswa tingkat PAUD (pendidikan anak usia dini) dan pendidikan dasar saja.

Konsep gamifikasi atau mengadopsi teknik atau sistem permainan sebagai media pembelajaran adalah salah satu upaya membangun konsep joyful learning ke dalam kelas, terutama untuk pelajaran-pelajaran yang dipandang sulit.

Pembelajaran bahasa Inggris adalah salah satunya. Mata pelajaran ( mapel) ini memerlukan daya ingat yang kuat untuk mewadahi banyak kosa kata dan tata kalimat.

Kerja sama tim juga diperlukan sebagai media untuk mengasah kemampuan berbahasa Inggris secara visual (speaking dan listening) terutama keterampilan komunikasi dan sosial.

"Domino" untuk teks deskritif

Dody Noer Dwiana, guru bahasa Inggris SMPN 5 Purwokerto punya cara unik membelajarkan bahasa Inggris di kelasnya. Dia menggunakan media permainan Domino, untuk mengajar tentang teks deskriptif.

Baca juga: Mengintip Konsep Merdeka Belajar ala SMA Kolese Kanisius Jakarta

Dalam pembelajaran dengan permainan Domino ini, Dody menerapkan unsur pembelajaran aktif MIKiR atau mengalami, interaksi, komunikasi dan refleksi yang inspirasinya diperoleh dari pelatihan Program PINTAR Tanoto Foundation.

Unsur MIKiR menurut Dody relevan dengan tuntutan keterampilan belajar abad 21 yang dikenal dengan 4C nya; yaitu creative (kreatifitas), critical thinking (berpikir kritis),  collaborative (kolaborasi) dan communicative (komunikasi).

Siswa benar-benar mengalami, berinteraksi, berkomunikasi dan berefleksi sehingga dapat mengembangkan kreativitas, berpikir kritis, belajar berkolaborasi dan terampil mengkomunikasikan ide-ide mereka yang muncul selama proses pembelajaran,” katanya.

Pada kegiatan awal, siswa ditunjukkan beberapa gambar binatang beserta beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan gambar-gambar tersebut.

“Class, I have some pictures. What pictures are they?”

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X