Nadiem Ajak Seluruh Masyarakat Ikut Rayakan Hari Besar di Indonesia

Kompas.com - 06/02/2020, 19:16 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim dalam sambutan acara Perayaan Imlek di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Kamis (6/2/2020). KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJOMenteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim dalam sambutan acara Perayaan Imlek di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Kamis (6/2/2020).


KOMPAS.com
- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim mengajak seluruh masyarakat Indonesia ikut terlibat merayakan hari-hari besar yang ada di Indonesia.

Ia ingin perayaan hari-hari besar agama dan suku tertentu tak hanya dirayakan oleh umat dan suku tertentu, melainkan dirayakan oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Kemendikbud ingin menyakinkan masyarakat bahwa setiap kali kita merayakan hari libur nasional dari berbagai macam agama, suku dan tradisi masing-masing itu bukan hanya untuk dirayakan bagi suku dan agama tersebut tetapi mulai dari sekarang Kemendikbud, harapan kita seluruh masyarakat, ada berbagai macam hari libur itu (ikut) semua perayaan itu karena kita itu Indonesia,” kata Nadiem dalam sambutan acara Perayaan Imlek di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Kamis (6/2/2020).

Menurutnya, budaya Indonesia tak lepas dari pengaruh budaya China. Pengaruh budaya China bisa terlihat dari berbagai aspek mulai dari kuliner hingga gaya busana.

“Hampir semua aspek budaya kita hampir tidak ada yang tak ada pengaruh dari budaya Tiongkok,” tambahnya.

Ia menyebutkan pengaruh budaya China terlihat dari makanan seperti mi, baju koko, hingga sejarah kemerdekaan Indonesia.

Nadiem mengatakan kebersamaan dengan warga keturunan China menjadi salah satu hal yang khas mengenai Indonesia.

“Dan salah satu alasan kenapa ini merupakan peringatan yang sangat meriah, seperti yang bapak ibu liat di luar (gedung Kemendikbud),” ujarnya.

Lewat perayaan Imlek di Kemendikbud, ia ingin menunjukkan kuatnya keberagaman sebagai Bhineka Tunggal Ika di Kemendikbud.

“Dengan itu saya ucapkan bapak ibu kehormatan udh dapat merayakan imlek beserta kami, Gong Xi Fa Cai,” kata Nadiem.

Lampion di area gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJO Lampion di area gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Dalam acara Perayaan Imlek, ada juga sambutan dari Ketua Umum Majelis tinggi Agama Khonghucu, Budi Santoso Tanuwibowo. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk merawat kebhinekaan melalui pilar-pilar dasar seperti pendidikan.

Ia juga mengapresiasi Kemendikbud yang membuat acara perayaan Imlek di Kemendikbud.

Perayaan Imlek di Kemendikbud diramaikan dengan penampilan atraksi Barongsai, Show Tambur dari Ngo Heng Bio Lion Dance Team Tangerang dan penampilan Wushu dari Pemuda Khonghucu.

Di lobi gedung A Kemendikbud juga terdapat photo booth berbentuk rumah Tionghoa. Di luar gedung, ada pernak-pernik seperti lampion.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X