Mendikbud Nadiem Segera Lakukan Investigasi Lapangan Musibah Susur Sungai SMPN 1 Turi

Kompas.com - 22/02/2020, 15:03 WIB
Tim Kemendikbud melakukan dengan Bupati Sleman di Puskesmas Turi, Sleman, Yogyakarta terkait kesiapan untuk tempat merawat pasien atau jenazah korban (22/2/2020). DOK. KEMENDIKBUDTim Kemendikbud melakukan dengan Bupati Sleman di Puskesmas Turi, Sleman, Yogyakarta terkait kesiapan untuk tempat merawat pasien atau jenazah korban (22/2/2020).

 

 

KOMPAS.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim menyampaikan pihaknya melakukan investigasi di lapangan terkait musibah susur sungai SMPN 1 Turi Sleman, Yogyakarta.

Mendikbud telah meminta tim Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar, dan Menengah (Ditjen PAUD Dasmen) bersama tim dari Inspektorat Jenderal untuk segera melakukan investigasi di lapangan.

Saat ini, Sekretaris Jenderal (Sesjen) dan Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendikbud sedang berada di lokasi untuk meninjau dan memberikan arahan penanganan secara langsung.

"Kami bersama pemerintah setempat dan pihak berwajib terjun langsung ke lapangan untuk menelusuri apa yang menyebabkan hal ini bisa terjadi," tegas Mendikbud melalui siaran pers resmi (22/2/2020).

 Baca juga: 7 Fakta Siswa SMPN 1 Turi Hanyut Saat Susur Sungai, 9 Tewas, 1 Hilang, Gubernur Minta Pihak Sekolah Bertanggung Jawab

Bangun posko perawatan luka dan trauma

Selain itu Mendikbud Nadiem juga akan memastikan prioritas perawatan kepada para korban luka dan trauma psikis.

Saat ini tim Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah bekerja sama dengan pemerintah daerah serta pihak-pihak terkait untuk memastikan evakuasi dan penanganan para korban menjadi prioritas.

Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Kemendikbud Provinsi DIY, Minhajul Ngabidin, melaporkan bahwa tim tim LPMP juga membuka posko di SMPN 1 Turi.

Sebelumnya, Mendikbud Nadiem Makarim juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga siswa SMPN 1 Turi yang menjadi korban jiwa dalam insiden di sungai Sempor, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

"Saya menyampaikan belasungkawa dari lubuk hati yang paling dalam atas tragedi ini. Semoga orang tua serta keluarga siswa yang menjadi korban jiwa dapat diberi kekuatan menghadapi cobaan ini," ujar Mendikbud Nadiem di Jakarta, Sabtu (22/2/2020).

Terkait siswa yang mengalami luka-luka serta trauma karena kejadian itu, Mendikbud berharap segera mengalami kesembuhan serta pemulihan.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X