Menjadi Manusia Waskita: Mari Kita Bicara tentang Kehilangan (Bagian II)

Kompas.com - 22/02/2020, 16:02 WIB
Ilustrasi kesunyian ISTOCKPHOTO/ANTONIGUILLEMIlustrasi kesunyian

Jaga perasaan semua orang dalam lingkaran hidup kita. Tutupi pula aibnya. Bantu ketika ia jatuh, sediakan bahu ketika ia menangis. Mesra bukan…

Bersahabatlah dengan bijak dan hati yang tulus. Karena tiada kawan karib yang lebih baik daripada keluhuran budi.

Bergaullah dengan manusia pemurah hati, sebab padanya dianugerahkan kekayaan sejati. Ia memberi tanpa diminta.

Terus memberi dan tak mengharap kembali. Berkasih-sayanglah dengan mereka yang hidupnya diwarnai perenungan tentang kebenaran.

Karena padanya lah Ilmu Tuhan bersemayam. Tetaplah berbuat baik demi mendapat Ridha-Nya, sampai Tuhan berkata padamu, "Sudah waktunya pulang."

Semoga kita selamat sejahtera...(***)

 

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X