Kompas.com - 25/02/2020, 14:44 WIB

Yantie menceritakan, batik memiliki kaitan emosional dengan perajin batik. Ide, tenaga, dan emosi dicurahkan dalam pembuatan batik.

"Batik itu ada nilainya karena cara pembuatannya rumit. Batik itu ada nyawanya. Batik itu sebuah ungkapan seni sendiri yang luar biasa," tambah Yantie.

Baca juga: Batik: Sejarah dan Ragam Batik

Dalam pembuatan batik tulis kini juga memiliki tantangan. Adanya batik cetak, lanjutnya, bisa membuat punah perajin batik tulis.

"Penjualan print yang tinggi bisa membuat punah pembatik-pembatik tulis. Justru ini kita ingin membuat pengrajin diberikan motivasi, dengan adanya batik cetak ini, mereka agak terganggu ya karena batik cetak lebih murah," ujar Yantie.

Yayasan Batik Indonesia saat ini melihat generasi millenial sudah mulai mencintai batik tulis. Yantie menyebutkan anak-anak muda sudah banyak menggunakan batik tulis untuk berbagai acara.

"Kami sudah melihat bibit-bibit baru sebagai penerus. Mereka yang penikmat batik dan juga ingin masuk ke dunia industri batik," ujar Yantie.

Yayasan Batik Indonesia mengajak masyarakat Indonesia aga mencintai batik tulis yang dibuat dari tangan-tangan perajin. Dengan itu, para perajin batik akan semakin percaya diri dan bersemangat memproduksi batik tulis.

"Batik tulis itu lebih berkarakter. Batik tulis itu punya cerita di dalam. Karya tangan itu nilainya jauh lebih indah," ujarnya.

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.