Kompas.com - 29/02/2020, 13:13 WIB

KOMPAS.com - Salah satu kebijakan Kampus Merdeka yang diusung oleh Mendikbud Nadiem Makariem ialah pembebasan SKS mahasiswa sebanyak tiga semester dari total delapan semester program S1.

Mahasiswa dapat mengambil SKS di luar prodi maupun di luar kampus, baik melalui magang, riset, pengabdian kepada masyarakat, dan lainnya.

Tujuannya ialah agar mahasiswa memiliki kompetensi beragam dan mengenal dunia kerja, sehingga saat lulus nanti, mahasiswa bisa menjadi lulusan yang siap kerja dan dibutuhkan oleh industri.

Menyadari bahwa menciptakan lulusan siap kerja bersifat urgensi di tengah semakin ketatnya persaingan dunia kerja, maka Unika Atma Jaya menyediakan pilihan program magang bagi mahasiswa.

Baca juga: Beasiswa Penuh S2/S3 di 24 Universitas Malaysia

Program magang menjadi bukti kesiapan Unika Atma Jaya untuk menjalankan kurikulum Kampus Merdeka, agar mahasiswa memiliki nilai lebih dari segi kompetensi, karakter maupun kepedulian sosial.

"Kurikulum yang kami terapkan untuk menjawab Kampus Merdeka adalah menyediakan pilihan program magang bagi mahasiswa yaitu proyek riset, social engagement program seperti KKN dan pemberdayaan masyarakat," ujar Rektor Unika Atma Jaya Jakarta Dr. Agustinus Prasetyantoko dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (28/2/2020).

Namun, Unika Atma Jaya tidak hanya menyediakan daftar perusahaan, lembaga, kampus dalam negeri dan kampus luar negeri bagi mahasiswa, tetapi juga melakukan verifikasi dan memantau mahasiswa di tempat mereka magang.

Baca juga: Beasiswa Penuh S1/S2/S3 MoE Taiwan, Tunjangan Hidup Bulanan Rp 9 Juta

"Unika Atma Jaya Jakarta saat ini telah menjalin jejaring dengan lebih dari 80 kerja sama aktif dengan perguruan tinggi luar negeri di lima benua, 18 mitra perguruan tinggi dalam negeri yang tergabung dalam Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik (APTIK) dan lembaga nasional serta internasional," imbuh Dr. Agustinus.

Program studi Akuntansi dan Teknik Industri menjadi dua Program studi yang sudah siap menjalankan Kampus Merdeka.

Prodi Akuntansi Unika Atma Jaya saat ini sudah menjalin kerja sama dengan 5 perusahaan akuntan publik teratas di Indonesia. Serta mendapat dukungan asosiasi profesi Ikatan Akuntan Indonesia dan program studi lanjutan magister akuntansi yang memiliki jaringan sertifikasi profesi luar negeri.

Sedangkan Prodi Teknik Industri akan membuka empat program pilihan bagi mahasiswa semester 7 berupa Program magang bersertifikat di dunia usaha dunia industri (DUDI), Program Social Engagement dengan sejumlah desa, Student exchange, dan Proyek Riset.

Baca juga: Beasiswa Universitas Bologna Italia, Dana Hibah Studi Rp 200 Juta

“Dalam kurikulum yang kami siapkan yang paling penting bukan hanya kompetensi skill yang diasah melalui program Kampus Merdeka tetapi kepekaan terhadap isu-isu sosial di sekitar lingkungan dan kontribusi nyata apa yang dapat dilakukan. Itu sebabnya program social engagement menjadi bagian dari kurikulum ini," ujar Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Diana Waturangi.

Saat ini Unika Atma Jaya memiliki delapan fakultas, dua puluh program studi sarjana, sebelas program magister, dua program doktoral dan empat program profesi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Rilis
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.