15 Protokol Penanganan Virus Corona di Area Pendidikan, Seperti Apa?

Kompas.com - 10/03/2020, 17:44 WIB
Siswa SD Negeri Kebon Manggis 08 Pagi mengikuti sosialisasi cara mencuci tangan yang diinisiasi BLEMBA 25 mahasiswa pascasarjana Institut Teknologi Bandung dan Sinergi Foundation, Sabtu (7/3/3020). Selain sosialisasi kesehatan dan sanitasi, termasuk cara mencuci tangan dan menyikat gigi yang benar serta pemilahan sampah, juga menggelar kelas inspirasi yang memberi motivasi dan sejumlah pelatihan bagi guru dan murid. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOSiswa SD Negeri Kebon Manggis 08 Pagi mengikuti sosialisasi cara mencuci tangan yang diinisiasi BLEMBA 25 mahasiswa pascasarjana Institut Teknologi Bandung dan Sinergi Foundation, Sabtu (7/3/3020). Selain sosialisasi kesehatan dan sanitasi, termasuk cara mencuci tangan dan menyikat gigi yang benar serta pemilahan sampah, juga menggelar kelas inspirasi yang memberi motivasi dan sejumlah pelatihan bagi guru dan murid.

KOMPAS.comSekolah, kepala sekolah, guru, orangtua siswa diimbau untuk tidak panik, mengutamakan ketenangan, namun tetap waspada dan berpartisipasi aktif dalam mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19.

Imbauan ini disampaikan Plt. Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Kemendikbud, Ade Erlangga Masdiana pada Konferensi Pers Peluncuran Protokol Penanganan Covid-19 di Ruang Rapat Utama, Gedung Bina Graha, Kantor Staf Presiden, Kompleks Istana Negara (6/3/2020).

“Tidak usah panik,” tegas Ade Erlangga.

Ia juga mengajak masyarakat agar lebih bijaksana dalam menyikapi berbagai hoaks terkait penyebaran virus corona ini.

Baca juga: Sekolah dan Kampus Wajib Sediakan Masker untuk Siswa dan Mahasiswa yang Batuk dan Pilek

 

Lebih baik, lanjutnya, penerima pesan mengidentifikasi sumber berita terlebih dahulu untuk menilai akurasi pesan/informasi yang diterima sebelum disebarluaskan kembali.

“Jangan menyebarluaskan berita-berita hoaks atau berita-berita yang tidak benar kepada masyarakat,” ujarnya.

Protokol penanganan corona di lingkungan pendidikan

Dalam kesempatan sama Pemerintah melalui Kepala Staf Kepresidenan Indonesia, Moeldoko, menyampaikan 5 protokol penanganan terkait pencegahan dan pengendalian Covid-19, termasuk untuk dunia pendidikan.

Protokol ini merujuk World Health Organization (WHO), Kemenkes dan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM).

Berikut 15 protokol penanganan Covid-19 di lingkungan dunia pendidikan;

1. Dinas Pendidikan melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat untuk mengetahui rencana atau kesiapan daerah setempat dalam menghadapi Covid-19.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X