Kompas.com - 18/03/2020, 17:14 WIB
eneliti Laboratorium Sentral Universitas Padjadjaran membuat alternatif produk penyanitasi tangan (hand sanitizer) dengan kandungan formula potensial. Dok. Arief Maulana KKP Unpadeneliti Laboratorium Sentral Universitas Padjadjaran membuat alternatif produk penyanitasi tangan (hand sanitizer) dengan kandungan formula potensial.

KOMPAS.com - Peneliti Laboratorium Sentral Universitas Padjadjaran membuat alternatif produk penyanitasi tangan (hand sanitizer) dengan kandungan formula potensial. Kandungan ini diklaim menjadikan hand sanitizer Unpad lebih ampuh membunuh virus, jamur, dan bakteri.

Produk hand sanitizer ini dikembangkan oleh Prof. Unang Supratman dan dr. Ronny Lesmana. Secara formulasi, hand sanitizer Unpad mengandung alkohol 70 persen, air, hidrogen peroksida, gliserol, minyak esensial, serta disinfektan khusus yang biasa digunakan untuk aktivitas di Lab BSL 3.

“Disinfektan ini aman untuk dipakai sebagai sanitizer, sehingga kami formulasikan di produk hand sanitizer ini,” ujar Ronny seperti dikutip dari laman Unpad.

Ronny menjelaskan, ide awal pengembangan produk ini bermula ketika mulai menipisnya stok hand sanitizer di pasaran akibat tingginya permintaan, menyusul merebaknya wabah Coronavirus (Covid-19) di Indonesia.

Selain itu, Unpad juga membutuhkan stok hand sanitizer untuk disediakan dan digunakan di beberapa lokasi kampus.

Untuk memenuhi kebutuhan internal, Lab Sentral kemudian mengembangkan produk hand sanitizer. Gayung bersambut, pengembangan produk ini juga mendapat dukungan dari sektor industri.

Salah satu mitra, PT. Mondave International, bersedia menyuplai bahan baku khusus, berupa disinfektan terstandar untuk Lab BSL 3. Disinfektan ini diimpor secara resmi dari benua Eropa.

Berdasarkan kajian, formula disinfektan tersebut ampuh membunuh virus Herpes Simplex, Poliovirus Type 2, hingga Bacteriophage T2 dan Herpes Simplex Type 1.

“Logikanya kalau virus jenis lain dia mati, virus yang lain (Coronavirus) kemungkinan mati juga, sehingga efektivitasnya jadi lebih tinggi, tidak sekadar hanya menggunakan alkohol dan H2O2,” kata Ronny.

Baca juga: Surabaya, Bandung hingga Solo, Kembangkan Hand Sanitizer Sendiri

Secara sederhana, apabila formulasi suatu produk disinfektan baik, kerjanya akan semakin efektif membunuh virus. Karena itu, diharapkan produk buatannya ini dapat lebih maksimal membunuh virus.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X