Anak Mau Masuk SD? Orangtua, Perhatikan 9 Hal Ini

Kompas.com - 31/03/2020, 17:40 WIB
Ilustrasi thinkstockphotosIlustrasi
|

KOMPAS.com - Sebelum masuk Sekolah Dasar (SD), anak harus dipersiapkan mentalnya. Sebab, pola belajar di TK berbeda dengan di SD. Terlebih, pelajarannya tentu sudah tidak mudah lagi.

Namun yang pertama, anak harus dibekali mental yang kuat serta hal-hal yang lain. Karena itu, orangtua harus menyiapkan dengan baik agar anak benar siap masuk SD.

Berikut ini 9 hal yang harus diperhatikan orangtua atau persiapan masuk SD bagi anaknya. Artikel ini dirangkum dari laman Sahabat Keluarga Kemendikbud RI:

1. Anak diajak keluar

Cara yang pertama ialah anak diajak untuk berkunjung ke lingkungan di luar rumah. Tujuannya agar anak terbiasa dengan lingkungan yang ada.

Baca juga: 4 Alasan Usia Anak Masuk SD Harus 7 Tahun, Berikut Penjelasannya

Misalnya anak diajak ke pasar, warung atau ke tetangga sekitar. Nanti, anak harus didorong agar mau berkenalan dengan orang lain atau memerhatikan kegiatan di pasar.

2. Perbanyak komunikasi

Kedua, perbanyak komunikasi dengan anak. Misalnya, tanya tentang kegiatan selama satu hari. Hargailah setiap jawaban anak. Hindari pertanyaan yang diajukan bertubi-tubi, karena akan membuat anak kesal dan akhirnya tidak mau bercerita.

3. Diajak berkunjung ke SD terdekat

Ajak anak berkunjung ke SD yang ada di dekat rumah atau di SD yang akan dituju nantinya. Berkenalanlah dengan guru-guru di sana. Hal ini berguna, agar anak tidak malu dan mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan baru.

4. Salurkan kegiatan terarah

Cobalah ajak anak untuk menyalurkan kegiatan fisik secara terarah. Seperti berlari, memanjat pohon, atau meniti trotoar di pinggir jalan.

5. Kegiatan motorik halus

Perbanyak kegiatan yang menunjang perkembangan motorik halus. Seperti bermain tanah liat, membuat tulisan di atas pasir atau tepung dengan menggunakan jari tangan. Atau membantu ibu memeras santan dan lain sebagainya.

Tak kalah penting, jangan lupa untuk menanamkan tanggung jawab dan kemandirian pada anak. Misalnya, selesai makan, mintalah agar anak langsung membawa piring ke dapur. Atau mintalah ia membereskan mainan setiap kali selesai bermain.

Baca juga: Orangtua, Perhatikan Ini Syarat Masuk TK dan SD dalam Aturan PPDB 2020

6. Belajar sambil bermain

Coba ciptakan kondisi belajar sambil bermain, sehingga anak berpendapat bahwa belajar itu menyenangkan. Hal ini bisa dilakukan dengan berbagai cara, misalnya dengan mainan yang dimiliki anak.

7. Hargai karya anak

Setiap orangtua haru bisa menghargai setiap karya anak. Ungkapan pujian untuk anak dapat menumbuhkan rasa percaya diri pada anak.

Hindari sikap menyalahkan, karena hal itu akan mengecilkan hati anak dan membuat anak tidak merasa dihargai hasil karyanya, sehingga anak tidak mau berkarya lagi.

8. Jawab pertanyaan anak

Selain bersabar, orantua juga harus mau menjawab setiap pertanyaan anak. Jika ibu dan ayah tidak tahu, katakanlah secara terus terang dan segera mencari jawabannya.

9. Kenalkan baca dan tulis

Cara yang terakhir ialah orangtua bisa memperkenalkan anak dengan kegiatan membaca, menulis dan berhitung untuk membantu perkembangan kemampuan dasar anak. Lakukan kegiatan tersebut secara menyenangkan dan sambil bermain.

Hal-hal yang harus dihindari

  • Memaksa anak belajar menulis, membaca, atau berhitung di saat anak belum siap.
  • Menuntut terlalu tinggi pada anak. Misalnya, anak harus bisa menulis dengan rapi, sehingga jika terjadi kesalahan, anak harus menghapus dan mengulangnya kembali sampai betul.
  • Menyempurnakan hasil karya anak, karena ayah dan ibu tidak puas dengan hasil karya anak. Cara ini sungguh tidak bijak, karena dapat membuat anak menjadi kecil hati.

Baca juga: Titik Pintar, Aplikasi Game Edukatif dan Gratis bagi Anak SD



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X