Jika Skripsi Tak Selesai, Mahasiswa Tingkat Akhir Minta UKT Semester Selanjutnya Gratis

Kompas.com - 02/04/2020, 18:49 WIB
Karena kebanyakan mahasiswa kuliah sistem online learning adalah pekerja atau karyawan, membagi waktu antara pekerjaan dan perkuliahan sangatlah penting, terutama penjadwalan untuk class conference, diskusi kelompok kerja, dan pengumpulan tugas yang juga memiliki deadline masing-masing.
www.shutterstock.comKarena kebanyakan mahasiswa kuliah sistem online learning adalah pekerja atau karyawan, membagi waktu antara pekerjaan dan perkuliahan sangatlah penting, terutama penjadwalan untuk class conference, diskusi kelompok kerja, dan pengumpulan tugas yang juga memiliki deadline masing-masing.

KOMPAS.com - Sejumlah mahasiswa tingkat akhir di sejumlah kampus meminta keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) di semester selanjutnya bila tak berhasil menyelesaikan skripsi di semester ini. Hal itu untuk memperingan pengeluaran biaya kuliah yang dikeluarkan para mahasiswa.

"Harapan saya UKT satu semester digratiskan," kata mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Tanjung Pura Kalimantan Barat, Kiki saat dihubungi Kompas.com.

Saat ini, Kiki hanya memiliki uang untuk bertahan hidup untuk beberapa waktu ke depan. Ia juga belum mengetahui kapan situasi wabah pandemi corona di Indonesia akan selesai.

"Saya khawatirnya wabah ini bikin krisis, dan bisa-bisa sampe setahun ke depan baru normal lagi," tambah Kiki.

Mahasiswa Program Studi Ilmu Sejarah Universitas Sebelas Maret Jawa Tengah, Nugi serupa dengan Kiki. Ia meminta untuk UKT semester selanjutnya bisa digratiskan untuk mahasiswa tingkat akhir.

"Saya minta Mas Nadiem, kalau bisa UKT semester ini dialihkan untuk semester depan," ujar Nugi saat dihubungi Kompas.com.

Nugi menceritakan, saat ini ia harus mengeluarkan uang ekstra untuk membeli literatur-literatur penunjang penulisan skripsi. Ia mengatakan akses perpustakaan juga ditutup di tengah kebijakan kampus terbaru.

"Padahal buku sebagai penunjang utama skripsi. Pengeluaran skripsi jadi bertambah ya itu diantaranya kesulitan mencari literarur. Mau tak mau beli online," ujar Nugi.

Ia berharap juga ada pengembalian UKT semester yang sedang berjalan saat ini sebesar 50 persen. Menurutnya, saat ini mahasiswa di UNS tak bisa menggunakan fasilitas di kampus.

Mahasiswa Program Studi Ilmu Sejarah Universitas Indonesia, Fikri mengatakan tugas akhirnya juga mesti selesai di semester ini meski diberikan tambahan satu semester. Menurutnya, ia tak ingin menjadi beban bagi orangtuanya yang harus membayar tambahan biaya UKT.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X