Kompas.com - 04/05/2020, 14:06 WIB
Siswa SD Negeri Kebon Manggis 08 Pagi mengikuti sosialisasi kesehatan gigi dan mulut yang diinisiasi BLEMBA 25 mahasiswa pascasarjana Institut Teknologi Bandung dan Sinergi Foundation, Sabtu (7/3/3020). Selain sosialisasi kesehatan dan sanitasi, termasuk cara mencuci tangan dan menyikat gigi yang benar serta pemilahan sampah, juga menggelar kelas inspirasi yang memberi motivasi dan sejumlah pelatihan bagi guru dan murid. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOSiswa SD Negeri Kebon Manggis 08 Pagi mengikuti sosialisasi kesehatan gigi dan mulut yang diinisiasi BLEMBA 25 mahasiswa pascasarjana Institut Teknologi Bandung dan Sinergi Foundation, Sabtu (7/3/3020). Selain sosialisasi kesehatan dan sanitasi, termasuk cara mencuci tangan dan menyikat gigi yang benar serta pemilahan sampah, juga menggelar kelas inspirasi yang memberi motivasi dan sejumlah pelatihan bagi guru dan murid.

"Gambarannya seperti pemain bola yang cedera kakinya, maka latihan-latihan yang ditargetkan untuk dia otomatis dikurangi dulu hingga kondisinya normal kembali. Yang awalnya harus bisa nendang bola sejauh 100 meter, sekarang yang penting bisa lari-lari kecil dulu," kata Luqman.

Oleh karena itu, menurutnya, guru dan dosen harus cepat menyesuaikan keadaan dengan cara mengubah target capaian, dan kemudian metode pembelajarannya.

"Jangan sampai guru dan dosen membebani siswa dengan pembelajaran di saat siswa mengalami keterbatasan sosial dan ekonomi," imbuhnya.

Luqman juga berharap pemerintah memberikan target akademis yang realistis sesuai dengan kondisi.

Meskipun masih banyak kelemahan dalam proses pembelajaran, namun Luqman mengatakan bahwa ada pelajaran positif yang bisa diambil dari pendidikan di masa Covid-19 ini, yakni kembalinya peran orang tua sebagai madrasah belajar anak.

Baca juga: Anak Mulai Bosan dan Menolak Belajar di Rumah, Orangtua Lakukan Ini

"Fondasi penting dari segala pendidikan adalah waktu yang berkualitas yang dihabiskan oleh orangtua bersama anak-anaknya," papar Luqman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Bimbingan, aturan, ilmu, dan wawasan yang dibagikan oleh orangtua akan banyak bermanfaat bagi sang anak," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.