Covid-19, Ini Cerita Mahasiswa Unair Kuliah Singkat di Korea Selatan

Kompas.com - 18/05/2020, 15:30 WIB
Yusuf Ari Saktianto dan Farah Reginda tergabung dalam program Catholic University of Korea Exchange Program Spring 2020 sejak 16 Maret 2020 hingga 26 Juni 2020 mendatang. Dok. UnairYusuf Ari Saktianto dan Farah Reginda tergabung dalam program Catholic University of Korea Exchange Program Spring 2020 sejak 16 Maret 2020 hingga 26 Juni 2020 mendatang.

KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 yang tengah melanda dunia tak meredupkan semangat dua mahasiswa jurusan Bahasa dan Sastra Inggris Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga ( Unair) untuk melanjutkan studi ke Korea Selatan.

Yusuf Ari Saktianto dan Farah Reginda tergabung dalam program Catholic University of Korea Exchange-Spring 2020 sejak 16 Maret 2020 hingga 26 Juni 2020 mendatang.

“Sebagai mahasiswa Humaniora saya merasa sangat perlu mengikuti program exchange, karena menjadi langkah untuk mengenal dan memahami budaya lain. Tapi, sayangnya gara-gara pandemi ini international exposure nya jadi kurang terasa,” ungkap Reginda yang akrab dipanggil Rere pada Kamis (14/5/2020), seperti dilansir dari laman resmi Unair News.

Baca juga: Daftar Perguruan Tinggi Kedinasan yang Buka Pendaftaran 8-23 Juni 2020

Namun, lanjut Rere, pemerintah Korea Selatan sangat responsif dan serius menangani pandemi. Mahasiswa tidak merasa terkekang dan bisa beraktivitas dengan tenang.

Sementara itu, Ari menjelaskan bahwa ia sempat tidak diizinkan untuk mengikuti program tersebut terkait pandemi Covid-19.

“Saya sempat tidak diizinkan oleh orang tua dan fakultas, karena Covid-19 sedang ganas-ganasnya. Namun, berkat keteguhan dan konsistensi menjaga kesehatan akhirnya diperbolehkan berangkat, karena pihak host university juga tidak melakukan pembatalan,” papar Ari.

Seharusnya, kata dia, mereka tiba di Korsel sejak akhir Februari dan program selesai pertengahan Juni. Namun, karena pandemi program sempat ditunda.

Baca juga: Dibuka, Pendaftaran Beasiswa S1 di 8 Perguruan Tinggi BUMN 2020

"Jadi, kami berangkat pada pertengahan Maret dan jika sesuai dengan perubahan sebelumnya, program akan selesai pada akhir Juni 2020,” ujar mahasiswa asal Madiun itu dalam keterangan tertulis yang sama.

Lebih lanjut Ari bercerita tentang pengalaman serunya mengikuti seleksi hingga berhasil mengikuti program pertukaran pelajar ke negeri ginseng tersebut.

Ari menjelaskan bahwa proses seleksi dari Catholic University of Korea sangat seru, karena pendaftar diminta membuat motivation letter dan juga rencana studi yang matang selama exchange.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber UNAIR News
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads X