Kompas.com - 04/06/2020, 08:28 WIB
Delapan etika profesi akuntansi shutterstock.comDelapan etika profesi akuntansi

KOMPAS.com - Setiap manusia punya potensi yang berbeda. Meskipun demikian, ada beberapa potensi manusia yang memiliki kesamaan.

Semua potensi tersebut tak akan bisa muncul dengan sempurna jika tidak dikembangkan dengan baik dan cara-cara yang benar. Tak heran, ada potensi diri yang muncul dengan sendirinya dan ada juga yang harus dipancing dan digali sehingga akhirnya bisa terlihat dengan jelas.

Dosen IPB University yang juga Ketua Program Studi Supervisor Jaminan Mutu Pangan (JMP) Sekolah Vokasi, Nurwitri mengatakan, potensi diri merupakan segenap kemampuan dasar yang dimiliki seseorang secara terpendam. 

Potensi diri berpeluang dikembangkan untuk mencapai prestasi tertentu bila dilatih dan ditunjang dengan sarana yang baik.

Menurutnya, ada tips untuk mengembangkan potensi diri yang akan membuat hidup lebih bermakna. Untuk mengenal potensi diri, kita harus kenali diri sendiri.

Baca juga: 20 Jurusan IPB Paling Diminati di SBMPTN dan Daya Tampung 2020

Caranya cari kekuatan/keunggulan dan kelemahan diri. Kemudian tentukan tujuan hidup yang realistis sesuai kemampuan dengan penuh bersemangat. Lalu senantiasa berpikir positif dan berdamai dengan diri sendiri.

“Jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dalam mencapai tujuan Anda, maka jangan mengadili diri sendiri secara berlarut-larut,” ujar Nurwitri dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Jenis potensi diri

Potensi diri terdiri dari potensi fisik, potensi mental intelektual, potensi mental spiritual potensi sosial emosional dan potensi ketangguhan.

Potensi fisik adalah potensi tubuh sebagai anugerah Tuhan yang memungkinkan beraktivitas. Potensi mental intelektual adalah potensi kecerdasan untuk menghitung, merencanakan, menganalisis dan sebagainya.

Sementara potensi mental spiritual adalah potensi kecerdasan yang bertumpu pada kearifan diri. Potensi sosial emosional merupakan potensi kecerdasan yang mampu mengendalikan amarah, bertanggung jawab serta kesadaran diri.

Baca juga: Akademisi IPB: Agar Pendidikan Vokasi Tak Lagi jadi Pilihan Kedua

Potensi ketangguhan adalah potensi kecerdasan yang berhubungan dengan daya juang tinggi dan tangguh.

Mengembangkan potensi diri terdiri dari introspeksi kemampuan diri secara mendalam, berniat kuat untuk mengatasi berbagai rintangan, bersikap terbuka terhadap kritikan/feedback dari orang lain, berpikir positif dan berada di lingkungan yang positif, berkomitmen terhadap niat dan tujuan dan optimis dan berani mencoba hal baru.

“Pada dasarnya setiap manusia dianugerahi potensi diri yang sangat luar biasa. Menariknya, manusia sendiri sering tidak mengetahui dengan pasti potensi diri tersebut, semoga dengan tips di atas dapat membantu untuk menemukan potensi diri dengan baik,” ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X