Murid SMA Cikal Jalani Pertukaran Pelajar Daring dengan Sekolah Jepang

Kompas.com - 15/06/2020, 12:53 WIB
Cerita Murid SMA Cikal Jalani Pertukaran Pelajar Virtual dengan Sekolah Jepang

Dok. Sekolah CikalCerita Murid SMA Cikal Jalani Pertukaran Pelajar Virtual dengan Sekolah Jepang

KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 telah membuat dunia pendidikan mengalami banyak perubahan, namun semangat untuk tetap belajar jangan sampai alami kemunduran.

Dengan semangat menjangkau pendidikan tanpa batas dan penggunaan teknologi yang terintegrasi, Sekolah Cikal tetap memfasilitasi Murid SMA untuk menjalani program pertukaran pelajar dan budaya secara daring.

Sekolah Cikal berhasil menjalankan program pertukaran pelajar dan budaya secara daring antara murid kelas 10 Sekolah Cikal dan Itsukaichi High School, Jepang, selama dua minggu.

Baca juga: 8 Kampus Terbaik Indonesia di Pemeringkatan Dunia QS WUR 2021

Mentor pelaksanaan Cultural Exchange Program (CEP) Sekolah Cikal Elza Lidwina Umboh mengatakan, ide kolaborasi CEP online dilatarbelakangi kerja sama yang telah lama terjalin.

"Namun, karena pandemi ini, murid Itsukaichi High School menunda kedatangan ke Indonesia, begitupun murid Cikal ke Jepang,” tutur Elza atau yang akrab disapa Keke.

Keke menyatakan bahwa ke depannya Cikal dan Itsukaichi High School akan terus memperluas kolaborasi, tak hanya bagi murid, tapi juga guru.

“Kita sudah berencana untuk memperluas kolaborasi yang kita lakukan ke depannya. Kita akan mencoba kolaborasi ini tak hanya dengan murid tapi juga dengan guru," paparnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Baca juga: 10 Poin Rancangan Syarat Pembukaan Sekolah di Zona Hijau oleh Kemendikbud

Miyul Hong, Guru di Itsukaichi High School menuturkan bahwa program CEP secara daring ini merupakan kesempatan bagi murid untuk saling membangun kolaborasi dan komunikasi antarbudaya.

Selain itu, murid-murid juga dapat bertukar pikiran mengenai online learning selama pandemi di sekolah bahkan negara masing-masing.

Dari corona hingga berbagi resep masakan

Dalam setiap pertemuan daring, murid-murid Cikal dan Itsukaichi High School tidak hanya membahas proses belajar di sekolah dan negara masing-masing.

Baca juga: Beasiswa S1-S2 di Sydney Australia, Potongan Biaya Kuliah hingga Rp 96 Juta

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X