3 Cara Mudah Bermain Sains Bersama Anak Usia Dini

Kompas.com - 29/06/2020, 07:39 WIB
Seorang anak usia dini antusias memberi makan rumput kepada domba di sebuah depot penjualan hewan kurban di Cianjur, Jawa Barat, Jumat (26/07/2019). Puluhan anak-anak ini ikut serta dalam kegiatan wisata edukasi hewan kurban Firman TaufiqurrahmanSeorang anak usia dini antusias memberi makan rumput kepada domba di sebuah depot penjualan hewan kurban di Cianjur, Jawa Barat, Jumat (26/07/2019). Puluhan anak-anak ini ikut serta dalam kegiatan wisata edukasi hewan kurban
|

KOMPAS.com - Anak usia dini pasti akan terus tumbuh dan berkembang. Seiring perkembangannya, anak tersebut juga harus diajari mengenai ilmu pengetahuan.

Tetapi, ilmu pengetahuannya yang sederhana. Salah satu contohnya ialah bermain sains yang penting untuk mengembangkan potensi yang dimiliki anak.

Pembelajaran sains bisa melatih kemampuan anak untuk mengenal berbagai gejala benda dan gejala peristiwa.

Nantinya, anak akan banyak memperoleh pengetahuan baru dari hasil penginderaannya dengan berbagai benda yang ada di sekitarnya.

Baca juga: Ajak Anak Usia Dini Bermain Sains, Ini 4 Tipsnya

Lantas, bagaimana cara mudah bermain sains pada anak usia dini? Merangkum akun resmi Instagram Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud), Minggu (28/6/2020) malam, ini cara mudah yang bisa dilakukan orang tua:

1. Sains fisik

Pada pembelajaran ini, cobalah ajak anak untuk mengenal wujud fisik dari benda. Nantinya, melalui eksplorasi ini anak bisa belajar mengenai ciri-ciri benda.

Tak hanya itu saja, anak juga bisa belajar mengenai cara benda bergerak, perubahan pada benda, berat, bentuk, ukuran, warna dan temperatur.

Bisa juga mengeksplorasi bagaimana benda-benda bergerak dan berubah. Pasti anak akan senang diajak mengenal benda-benda itu.

Contoh kegiatan:
Ajak anak membuat susu, melihat es mencair, mengenal macam dan berbagai bentuk buah-buahan. Orang tua bisa menjelaskannya dengan cara yang mudah.

2. Sains makhluk hidup

Anak bisa mengeksplorasi tentang makhluk hidup seperti manusia, hewan, dan tanaman. Anak akan belajar tentang ciri-ciri siklus hidup dan tempat hidup makhluk hidup.

Contoh kegiatan:
Untuk belajar makhluk hidup tentu dibutuhkan alat atau media. Anak bisa melihat perubahan dari kacang hijau menjadi taoge.

Menanam biji kacang dan dirawat hingga tumbuh batangnya, anak bisa melihat proses perubahan dari biji menjadi batang dan hingga tumbuh daun.

Atau bisa pula memperlihatkan akuarium sebagai salah satu tempat untuk hidup ikan dan makhluk hidup lainnya untuk tumbuh.

Dari itu semua, anak akan melihat sendiri makhluk hidup tumbuh, atau merawat binatang peliharaan juga bisa.

3. Sains bumi dan lingkungan

Pada sains jenis ini, anak diajak untuk melihat lingkungan alam sekitar. Tentu yang dapat dialami langsung oleh anak.

Contoh kegiatan:
Mengenal benda angkasa atau yang ada di langkit seperti matahari, bulan dan bintang.

Baca juga: Kemampuan Pemecahan Masalah pada Anak PAUD Bisa Dikembangkan, Ini Tipsnya

Bisa pula memperlihatkan proses terjadinya hujan, memperlihatkan bahwa membuang sampah sembarangan dapat mengakibatkan banjir.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X