Perkuat Pendidikan Vokasi, Politeknik Multimedia Nusantara Siap Dibuka 2021

Kompas.com - 08/07/2020, 12:13 WIB
Seremoni topping off gedung Politeknik Multimedia Nusantara di kawasan Paramount Gading Serpong Senin (6/7/2020). DOK. PMNSeremoni topping off gedung Politeknik Multimedia Nusantara di kawasan Paramount Gading Serpong Senin (6/7/2020).

KOMPAS.com – Mendukung penguatan pendidikan vokasi, Universitas Yayasan Multimedia Nusantara (YMN) yang menaungi Universitas Multimedia Nusantara ( UMN) mendirikan Politeknik Multimedia Nusantara (PMN) yang siap membuka tahun akademik 2021. 

“Yayasan Multimedia Nusantara mendirikan Politeknik Multimedia Nusantara (PMN) untuk memberikan kontribusi dalam menghasilkan lulusan yang kompeten yang sangat dibutuhkan negara Indonesia," ujar Ketua Yayasan Multimedia Nusantara (YMN) Teddy Surianto.

Hal ini disampaikan Teddy dalam seremoni topping off gedung Politeknik Multimedia Nusantara di kawasan Paramount Gading Serpong Senin (6/7/2020).

Ia berharap kehadiran PMN pada akhirnya dapat menjadi sumbangsih bagi kemajuan bangsa Indonesia dan turut serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kehadiran PMN ini, kami ibaratkan sebagai kawan dalam perubahan, transformasi pendidikan untuk Indonesia Maju,” tegas Teddy.

Baca juga: Nadiem Ingatkan Kerja Sama Vokasi dan Industri Jangan Sekadar MoU Saja

3 prodi kekinian

PMN nantinya akan memiliki tiga program studi, antara lain Digital Animation, Digital Logistic Management dan Digital Event Management (MICE). 

Ketiganya akan menitikberatkan pada pendayagunaan Information and Communication Technology (ICT) sebagai transformasi digital yang kini diakselerasi menjadi kebutuhan utama di hampir seluruh bidang industri.

Project Manager Politeknik Multimedia Nusantara Roy Anthonius mengungkapkan ketiga program studi Sarjana Terapan (D4) tersebut dirancang bersama dengan mitra strategis yang telah memiliki reputasi baik di dunia industri.

Mitra strategis tersebut di antaranya; Dyandra, ICE-Indonesia, KGExpress, UMN Pictures, Brown Bag Films, Ironbird Logistic, Hotel Santika, dan Agate.

“Kami optimis dapat mendukung kebijakan link and match yang digaungkan Direktorat Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI melalui perancangan kurikulum inovatif yang dapat memberikan pengalaman belajar dan bekerja secara simultan yang kami sebut sebagai Immersive Learning Working Experience,” ungkap Roy.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X