Ridwan Kamil: MPLS Siapkan Mental Siswa Saat Pembelajaran di Sekolah

Kompas.com - 13/07/2020, 12:44 WIB
Sejumlah siswa-siswi baru mengikuti upacara di SMAN 2 Bekasi di Jawa Barat, Senin (13/7/2020). Menurut pihak sekolah sebanyak 48 siswa baru dari 384 peserta didik baru menjadi perwakilan mengikuti upacara bendera, yang merupakan rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama tiga hari. ANTARA FOTO/FAKHRI HERMANSYAHSejumlah siswa-siswi baru mengikuti upacara di SMAN 2 Bekasi di Jawa Barat, Senin (13/7/2020). Menurut pihak sekolah sebanyak 48 siswa baru dari 384 peserta didik baru menjadi perwakilan mengikuti upacara bendera, yang merupakan rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama tiga hari.

KOMPAS.com - Meski sebagian besar sekolah masih belum bisa melaksanakan kegiatan tatap muka di awal tahun ajaran baru 2020/2021, kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah ( MPLS) dinilai tetap perlu dilakukan walau secara daring.

MPLS diharapkan mampu menyiapkan mental siswa yang baru memasuki masa pembelajaran di SMA, SMK, dan SLB yang merupakan lingkungan baru.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil pada Pembukaan MPLS Tahun Ajaran 2020/2021 melalui konferensi video, Senin (13/7/2020), seperti dilansir dari laman Disdik Jabar.

Baca juga: Seperti Ini Simulasi Belajar Tatap Muka di Sekolah untuk Zona Hijau

Menurutnya, melalui kegiatan MPLS, para siswa akan mendapatkan banyak materi dan pengetahuan.

"Adik-adik akan mendapatkan pengenalan mendalam terkait sekolah. Ada pendidikan dasar kepemimpinan, materi tentang cinta tanah air, kearifan budaya lokal, dan Jabar Masagi," papar dia.

MPLS menumbuhkan motivasi siswa

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (PSMK) Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar Deden Saeful Hidayat menjelaskan, kegiatan MPLS sangat strategis karena mewadahi siswa untuk mengenali potensi diri serta menumbuhkan motivasi belajar siswa.

"Karena, situasi sebelumnya, mereka belajar di tingkat SMP, sekarang ke tingkat yang lebih atas. Tentu diperlukan motivasi belajar yang lebih baik," kata Deden.

Baca juga: Mendikbud Jelaskan 3 Fokus Penyederhanaan Kurikulum Selama Pandemi

Menurutnya, MPLS menjadi media adaptasi bagi para peserta didik untuk menghadapi pendidikan di tingkat yang lebih tinggi.

"Meski dalam kondisi menghadapi Covid-19, mudah-mudahan pelaksanaan MPLS tetap terlaksana dengan baik," harap Deden.

Sebagai langkah menjaga kesehatan di masa pandemi, Ridwan Kamil mengajak seluruh siswa untuk terus menjaga kesehatan dan menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X