Akhir Pandemi Indonesia, Pakar UGM: Tergantung Kedisiplinan Masyarakat

Kompas.com - 21/07/2020, 05:20 WIB
Ilustrasi virus corona, vaksin virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona, vaksin virus corona
|

KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 di seluruh dunia belum berakhir. Bahkan di Indonesia setiap hari jumlah pasien terus bertambah lebih dari seribu orang.

Dimasa kenormalan baru ini, semua orang bisa beraktivitas asalkan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan baik, salah satunya wajib memakai masker ketika berada di luar rumah.

Meski demikian, kasus orang yang terjangkit virus corona tetap bertambah. Karena itu, dibutuhkan kedisiplinan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Baca juga: Akademisi UGM: Pakai Masker Saat Olahraga Aman bagi Fungsi Pernapasan

Guru Besar Statistika Universitas Gadjah Mada ( UGM) Yogyakarta, Prof. Dedi Rosadi dan timnya memberikan prediksi terbaru terkait akhir dari pandemi Covid-19 di Indonesia.

Tetapi, dia menyebut bahwa prediksi akhir pandemi itu bergantung pada kebijakan pemerintah dan kedisiplinan masyarakat mematuhi protokol kesehatan.

"Kebijakan pemerintah dan kedisiplinan masyarakat terhadap protokol new normal adalah kunci untuk menghadang penambahan pasien Covid-19," ujarnya seperti dikutip dari laman resmi UGM, Senin (20/7/2020).

Dia bersama rekannya alumni FMIPA UGM, Drs. Joko Kristadi, MSi. dan Dr. Fidelis Diponegoro, S.Si., MM., memperhitungkan prediksi akhir pandemi.

Prediksi akhir pandemi

Berdasarkan tracking data terakhir dan menggunakan berbagai pendekatan pemodelan data-driven (berbasis pergerakan data), terdapat kenaikan nilai proyeksi kasus positif di akhir pandemi yang cukup signifikan.

Ini dibanding estimasi yang disampaikan sebelumnya pada Juni 2020 yang lalu. Prediksi paling optimis diperoleh dengan menggunakan model hybrid kompartemen SIR-Regresi-runtun-waktu.

Diperkirakan pandemi akan berakhir di awal November 2020 dengan total kasus positif sekitar 112.000 penderita.

Namun dengan model Probabilistic Data Driven Model Covid-19 Indonesia diperoleh pandemi akan berpuncak di akhir Juli sampai akhir Agustus 2020 dan berakhir di akhir Februari 2021.

Untuk estimasi total kasus positif sekitar 227.000 penderita. Sedangkan dari pantauan terlihat bahwa angka penularan (Rt) masih di atas 1 yakni bernilai 1.08 pada 17 Juli 2020.

Catatan penting

Dari prediksi itu, ada beberapa catatan penting dari Dedi, yakni:

Angka perhitungan Rt Covid-19 Indonesia dalam beberapa hari terakhir masih di sekitar 1.08. Angka ini menunjukkan secara nasional masih harus diwaspadai adanya penularan lokal di beberapa wilayah provinsi atau kabupaten yang menjadi episentrum penyebaran Covid-19.

Melihat situasi beberapa negara seperti Jepang, Australia, Maroko, Yunani, Hongkong,
Kroasia, Israel terlihat kemunculan pola gelombang kedua dari kasus positif covid setelah dilakukan relaksasi dari kebijakan lock down.

Pola ini belum terlihat untuk negara Indonesia. Namun, di Indonesia terlihat adanya peningkatan jumlah penambahan pasien harian (insidensi) dibandingkan masa sebelum dilakukannya era adaptasi kebiasaan baru.

Karena itu perlu dilakukan pengendalian penyebaran secara lebih optimal di episentrum utama di Indonesia yakni Jawa Timur, DKI Jakarta, Sulawesi Selatan, serta Kalimantan Selatan.

Langkah pengendalian yang dimaksud dengan lebih menggencarkan Tracing, Test & Treatment (3T) seiring dengan pendisiplinan masyarakat.

Baca juga: Webinar Farmasi UGM: Komputasi Percepat Pengembangan Obat

"Pengendalian provinsi-provinsi lain yang berpotensi membahayakan seperti Jawa Tengah, Sumatera Utara, Bali, Sumatera Selatan dan Papua perlu dioptimalkan agar Indonesia dapat semakin optimis menatap ke depan," jelasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER EDUKASI] Cara Daftar dan Syarat Peroleh Kuota Gratis Kemendikbud | Indofood Banyak Buka Lowongan Lulusan SMA, D3, dan S1 | Pahami Syarat Peroleh Kuota Belajar yang Cair di Maret 2021

[POPULER EDUKASI] Cara Daftar dan Syarat Peroleh Kuota Gratis Kemendikbud | Indofood Banyak Buka Lowongan Lulusan SMA, D3, dan S1 | Pahami Syarat Peroleh Kuota Belajar yang Cair di Maret 2021

Edu
Jumlah Anggaran Turun, Subsidi Kuota Gratis Kemendikbud Menipis

Jumlah Anggaran Turun, Subsidi Kuota Gratis Kemendikbud Menipis

Edu
4 Kampus Terbaik Indonesia Bidang 'Engineering-Technology' QS WUR 2021

4 Kampus Terbaik Indonesia Bidang "Engineering-Technology" QS WUR 2021

Edu
Pola Pikir Mahasiswa Indonesia, Growth Mindset atau Fixed Mindset?

Pola Pikir Mahasiswa Indonesia, Growth Mindset atau Fixed Mindset?

Edu
Satu Tahun Pandemi, Sekolah Bukan Satu-satunya Tempat Belajar

Satu Tahun Pandemi, Sekolah Bukan Satu-satunya Tempat Belajar

Edu
I3L School of Business Raih Tim Terbaik dan Dosen Terbaik Ajang X-Culture Internasional

I3L School of Business Raih Tim Terbaik dan Dosen Terbaik Ajang X-Culture Internasional

Edu
Seleksi Guru ASN PPPK 2021, Materi dan Latihan Soal di ayogurubelajar.kemdikbud.go.id

Seleksi Guru ASN PPPK 2021, Materi dan Latihan Soal di ayogurubelajar.kemdikbud.go.id

Edu
Unej Beli Dua Alat GeNose untuk Screening Covid-19 di Kampus

Unej Beli Dua Alat GeNose untuk Screening Covid-19 di Kampus

Edukasi
Novel Serangkai, Beri Ruang Untuk Rasa Kehilangan

Novel Serangkai, Beri Ruang Untuk Rasa Kehilangan

Edu
30 PTN Paling Banyak Diincar di SNMPTN 2021, Ada Pilihanmu?

30 PTN Paling Banyak Diincar di SNMPTN 2021, Ada Pilihanmu?

Edu
'Overheard Jakarta', Sekelumit Kisah dari Warga Ibu Kota Jakarta

"Overheard Jakarta", Sekelumit Kisah dari Warga Ibu Kota Jakarta

Edukasi
Panduan Belajar dari Rumah di TVRI SD Kelas 1-6, Kamis 4 Maret 2021

Panduan Belajar dari Rumah di TVRI SD Kelas 1-6, Kamis 4 Maret 2021

Edukasi
Tanpa Tes Tertulis, Universitas Pertamina Buka Seleksi Nilai Rapor

Tanpa Tes Tertulis, Universitas Pertamina Buka Seleksi Nilai Rapor

Edu
Ini Persiapan dan Tahapan Program Guru Belajar dan Berbagi Kemendikbud

Ini Persiapan dan Tahapan Program Guru Belajar dan Berbagi Kemendikbud

Edu
Kreasi Limbah Minyak Kelapa Jadi Sabun Herbal ala Mahasiswa UNY

Kreasi Limbah Minyak Kelapa Jadi Sabun Herbal ala Mahasiswa UNY

Edukasi
Close Ads X