Kompas.com - 26/07/2020, 11:25 WIB
Webinar nasional menyambut Hari Anak Nasional bertajuk Meningkatkan Kualitas Kesehatan Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Pandemi Covid-19 pada Sabtu, 25 Juli 2020. DOK. PPIWebinar nasional menyambut Hari Anak Nasional bertajuk Meningkatkan Kualitas Kesehatan Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Pandemi Covid-19 pada Sabtu, 25 Juli 2020.

KOMPAS.com - Hari Anak Nasional 2020 mengingatkan kembali pentingnya perhatian banyak pihak terhadap isu kesehatan anak di tengah pandemi global Covid-19.

Data Ikatan Dokter Anak Indonesia menyebut, per 20 Juli 2020 tercatat 2.712 anak terkonfirmasi positif Covid-19 dan 51 anak meninggal. Sebanyak 70 persen kasus anak yang meninggal berada pada rentang usia kurang dari 6 tahun.

Keprihatinan ini mengemuka dalam webinar nasional menyambut Hari Anak Nasional bertajuk "Meningkatkan Kualitas Kesehatan Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Pandemi Covid-19" pada Sabtu, 25 Juli 2020.

Acara ini digelar Pita Putih Indonesia (PPI), Kongres Wanita Indonesia (Kowani) dan Asosiasi Pusat Studi Wanita/Gender dan Anak Indonesia (ASWGI).

Giwo Rubiyanto, Ketua Umum Pita Putih Indonesia menyampaikan peringatan Hari Anak Nasional merupakan bentuk kepedulian bangsa terhadap perlindungan anak.

Harapannya, anak Indonesia dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, dengan mendorong keluarga Indonesia menjadi lembaga pertama dan utama dalam memberikan perlindungan kepada anak.

Baca juga: Mengenal Tiga Hak Utama Pendidikan Anak dalam Rangka Hari Anak Nasional, Apa Saja?

Anak, investasi masa depan bangsa

Pembicara utama, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Men-PPPA), Bintang Puspayoga mengingatkan isu anak di tengah pandemi bukan saja soal pengasuhan terkait belajar dari rumah, melainkan juga kesehatan fisik dan mental anak.

"Anak-anak juga rentan terdampak wabah ini. Isu umum ada dari isu fisik dari sisi pemenuhan gizi anak, sedangkan dari sisi mental adalah masalah dalam pengasuhan dan juga pembelajaran jarak jauh atau pembelajaran di rumah," ungkap Bintang.

Bintang juga menyampaikan, dalam peringatan Hari Anak Nasional 2020, pihaknya telah menghimpun harapan-harapan yang disampaikan anak Indonesia yang tertuang dalam 12 poin "Suara Anak Indonesia".

Salah satunya, menurut Bintang, adalah pentingnya meningkatkan kesehatan fisik dan mental anak melalui penyebaran informasi protokol kesehatan, percepatan akses air bersih secara menyeluruh dan menjaga kebersihan lingkungan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X