Kompas.com - 02/08/2020, 15:42 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Salah satu tantangan yang kini dihadapi para orangtua yang memiliki anak usia dini, khususnya jenjang PAUD adalah mengajarkannya membaca.

Berpindahnya aktivitas belajar dari sekolah ke rumah dan tutupnya sejumlah lembaga les baca dan tulis, membuat orangtua perlu menyediakan waktu untuk mengajarkan anak membaca di rumah.

Namun, bagaimana ya cara yang tepat mengajarkan anak membaca? Bagaimana bila anak masih malas untuk belajar baca?

Baca juga: Kemendikbud Segera Putuskan Pembukaan Sekolah di Zona Kuning

Merangkum platform pendidikan Sekolah.mu, mengajarkan anak membaca sejak dini perlu dilakukan melalui aktivitas yang menyenangkan.

Dengan begitu, harapannya kegiatan belajar baca dapat meningkatkan kepekaan dan memotivasi anak untuk terus belajar.

Pasalnya, kemampuan membaca dapat menjadi awalan bagi anak mengenal dunianya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berikut 5 (lima) tips mengajarkan anak membaca sejak dini:

1. Menggunakan lagu dan buku anak-anak

Mengajak anak mendengarkan lagu dan sajak favoritnya tidak hanya bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan, namun juga dapat memperkaya kosakata anak.

Baca juga: Yuk, Koleksi Buku Digital Gratis untuk Anak PAUD dari Kemendikbud

Saat kosakata anak semakin banyak, ajak dia untuk mengenalnya dalam susunan huruf.

Belajar membaca juga dapat dilakukan dengan cara mengajak anak membaca banyak buku cerita dengan kata-kata sederhana, sambil mengenalkan huruf dan kata.

Cara ini akan membuat anak lebih cepat mengenal kata-kata, ketimbang tidak menyediakan buku cerita sama sekali.

2. Permainan kartu

Buatlah kartu permainan yang berisi kata-kata sederhana yang berhubungan dengan perabotan atau mainan yang ada di rumah.

Latih anak untuk menempelkan kartu tersebut pada benda sesuai yang ditulis dalam kartu.

Baca juga: Info Lowongan Kerja Yamaha Motor untuk Lulusan D3-S1

3. Melalui permainan tebak-tebakan

Mengajak anak mengingat hal-hal yang telah dipelajari melalui permainan tebak-tebakan dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.

Cobalah mengajak anak untuk menebak bunyi kata-kata yang dituliskan orangtua pada selembar kertas berwarna.

4. Manfaatkan beragam aplikasi belajar hingga buku

Belajar membaca harus menjadi proses yang menyenangkan agar anak tetap termotivasi untuk belajar.

Oleh karena itu, tidak ada salahnya orangtua menggunakan beragam jenis aplikasi membaca atau buku-buku pembelajaran agar proses belajar lebih terarah dan menyenangkan.

Baca juga: Perlukah Daftar PAUD saat Pandemi? Cari Tahu di Kelas Orangtua Berbagi

5. Kesabaran orangtua

Perlu dipahami bahwa setiap anak memiliki ritme dan kecepatannya sendiri dalam memahami sesuatu, termasuk saat belajar membaca.

Sehingga, kesabaran orangtua juga menjadi kunci utama agar anak tetap termotivasi untuk terus belajar.

Selain itu, orangtua juga dapat memilihkan dan menanamkan kebiasaan belajar yang baik agar anak senantiasa belajar secara teratur dan tidak mudah bosan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.