Panduan Orangtua SD Dampingi Belajar dari Rumah di TVRI, 6 Agustus 2020

Kompas.com - 06/08/2020, 07:00 WIB
Tangkapan layar Program Belajar dari Rumah yang tayang di TVRI pada Kamis, 6 Agustus 2020 dengan materi Bentuk Akar untuk SMP. seratus instituteTangkapan layar Program Belajar dari Rumah yang tayang di TVRI pada Kamis, 6 Agustus 2020 dengan materi Bentuk Akar untuk SMP.

KOMPAS.com – Hari ini, Kamis (6/8/2020) siswa SD kelas 1-3 akan mengasah kemampuan numerasi dan siswa kelas 4-6 akan mengasah kemampuan literasi melalui program pembelajaran di TVRI.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kembali menyuguhkan tayangan program Belajar dari Rumah (BDR) di TVRI sebagai alternatif kegiatan pembelajaran selama masa pandemi Covid-19.

Kemendikbud tengah merancang penyederhanaan kurikulum yang sesuai dengan konteks Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) agar berjalan lebih efektif di tahun ajaran baru 2020/2021.

Baca juga: Info Lowongan Kerja Yamaha Motor untuk Lulusan D3-S1

Sehingga, tayangan dalam program BDR tidak mengejar ketuntasan kurikulum, tetapi lebih menekankan pada kompetensi literasi, numerasi dan karakter.

"Jadi ada satu tim khusus, di bagian tim Balitbang yang sedang merumuskan bagaimana kita melakukan berbagai macam perubahan kurikulum dan asesmen selama masa PJJ agar kemungkinan pembelajaran yang efektif lebih tinggi," papar Mendikbud Nadiem Makarim dalam rapat kerja Komisi X DPR RI dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Kamis (2/7/2020), yang disiarkan melalui kanal Youtube DPR RI.

Selain untuk memperkuat kompetensi literasi dan numerasi, tujuan lain program BDR adalah untuk membangun kelekatan dan ikatan emosional dalam keluarga, khususnya antara orangtua dengan anak, melalui kegiatan-kegiatan yang menyenangkan serta menumbuhkan karakter positif.

Baca juga: Info Lowongan Kerja Yamaha Motor untuk Lulusan SMA-SMK

Agar belajar dari rumah lewat TVRI menjadi lebih bermakna, berikut panduan untuk orangtua dalam mendamping anak SD untuk hari ini, Kamis 6 Agustus 2020:

SD Kelas 1-3

Tayangan:

Pola Bilangan, pukul 08.30-09.00

Sebelum tayangan:

Kurang lebih 10 menit sebelum program ditayangkan, orangtua mengajak anak duduk bersama dengan sikap rileks dan menjelaskan sekilas tentang lamanya tayangan dan aktivitas yang akan dilakukan dengan anak saat dan/atau sesudah menyaksikan tayangan tersebut. Anak juga menyiapkan alat tulis.

Kompetensi yang diasah: Kompetensi Numerasi

Mengidentifikasi, menduplikasi, dan memperluas pola bilangan.

Baca juga: Seperti Ini Simulasi Belajar Tatap Muka di Sekolah untuk Zona Hijau

Pertanyaan yang diajukan:

1. Dina membuat urutan pola bilangan sebagai berikut: 25, 31, 37, 43. Tentukan tiga bilangan berikutnya! (Pertanyaan setelah menonton video 1)

2. Tentukan nilai masing-masing angka 5 pada bilangan 555! (Pertanyaan setelah menonton video 2)
Nilai angka 5 pertama = ....
Nilai angka 5 kedua = ....
Nilai angka 5 ketiga = ....

3. Urutkan bilangan berikut ini mulai dari yang terkecil! (Pertanyaan setelah menonton video 3)
25, 52, 35, 53, 23, dan 32

Baca juga: Kemendikbud Segera Putuskan Pembukaan Sekolah di Zona Kuning

SD Kelas 4-6

Tayangan:

Mengenal Tangga Nada dan Teknik Bernyanyi, pukul 09.00-09.30

Sebelum tayangan:

Kurang lebih 10 menit sebelum program ditayangkan, orangtua mengajak anak duduk bersama dengan sikap rileks dan menjelaskan sekilas tentang lamanya tayangan dan aktivitas yang akan dilakukan dengan anak saat dan/atau sesudah menyaksikan tayangan tersebut. Anak juga menyiapkan alat tulis.

Kompetensi yang diasah: Kompetensi Literasi

1. Memahami paparan lisan tentang topik yang dikenali, mengidentifikasi ide pokok dan beberapa ide rinci dalam paparan tersebut, menjelaskannya kembali dan menanggapinya menggunakan pengetahuannya.

2. Menulis esai pendek untuk menggambarkan pengamatan dan pengalamannya dengan lebih terstruktur.

Baca juga: Beasiswa CIMB Niaga Kejar Mimpi 2020 untuk Mahasiswa S1

Pertanyaan yang diajukan:

1. Carilah masing-masing 2 contoh lagu dengan tangga nada pentatonis pelog dan pentatonis slendro! (Pertanyaan setelah menonton video 1)

2. Video yang adik-adik tonton merupakan salah satu teknik untuk meningkatkan keterampilan bernyanyi. Teknik tersebut bernama solfeggio atau solmisasi. Mengapa teknik solfeggio atau solmisasi dikatakan sebagai teknik vokal yang paling ampuh untuk menangkal fals? Coba praktekkan teknik solfeggio di rumah didampingi orang tua! (Pertanyaan setelah menonton video 2)

3. Coba jelaskan apa perbedaan tanda birama 2/4 dengan tanda birama 3/2! (Pertanyaan setelah menonton video 3)

4. Adik-adik, kita sudah belajar mengenai tangga nada dan bagaimana cara bernyanyi supaya tidak fals. Sekarang, ayo kita menyanyikan lagu Tanah Airku ciptaan Ibu Sud bersama-sama! (Narasi penyambung sebelum video ke 4)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X