Kompas.com - 26/08/2020, 09:13 WIB
Ilustrasi olahraga basket. ShutterstockIlustrasi olahraga basket.
|

KOMPAS.com - Bagi mahasiswa yang sudah ambil jurusan ini, atau yang baru mau ambil, maka harus memahami peluang dan tantangan ketika lulus kuliah nanti.

Terutama untuk Prodi Ilmu Keolahragaan dan Prodi Pendidikan Olahraga. Dua prodi ini memiliki kesamaan bidang ilmu. Akan tetapi, ketika lulus jenis pekerjaannya sedikit berbeda.

Seperti pada webinar nasional gelaran Prodi Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) pada Kamis (20/8/2020) bertema "Peluang dan Tantangan Sarjana Olahraga (S.Or) dalam Profesi Guru PJOK".

Baca juga: Tertarik Kuliah yang Mendalami Indonesia? Berikut 7 Pilihan Prodinya

Menurut Kepala Pengembang Laboratorium Ilmu Keolahragaan Unesa, Dr. Achmad Widodo, M.Kes, lulusan Sarjana Olahraga mampu menjalankan tugas-tugas profesi sebagai guru dengan baik.

Dia juga berharap webinar ini dapat memberikan gambaran mengenai peluang dan tantangan sarjana olahraga ke depannya.

Sedangkan Sekretaris Pendidikan Profesi Guru (PPG) Unesa, Fatkur Rohman mengatakan bahwa lulusan Ilmu Keolahragaan bisa menjadi guru PJOK sesuai amanah ketetapan kemendikbud.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ada jalur khusus di PPG kalau menjadi guru yaitu jalur dalam jabatan dan jalur prajabatan," ujarnya seperti dikutip dari laman Unesa.

Jalur dalam jabatan, khusus untuk lulusan Ilmu Keolahragaan yang sudah menjadi guru baik PNS, non PNS maupun dari yayasan swasta.

Sedangkan jalur Pra-jabatan yakni untuk lulusan ilmu olahraga yang belum menjadi guru.

Perbedaan kedua prodi

Sementara itu, P4TK Kemendikbud Dr. Sugito Adi Warsito, M.Pd., menyampaikan tentang perbedaan lulusan ilmu keloahragaan dan pendidikan olahraga dalam profesi guru.

Normalnya, pada Pendidikan Olahraga sudah didesain menjadi guru.

Sedangkan pada Ilmu Olahraga tidak didesain menjadi guru. Namun, lulusan Ilmu Keolahragaan bisa menjadi guru dengan mengikuti Pendidikan Profesi Guru Pra-jabatan selama 2 semester.

Peluang dan tantangan lulusan

Namun bagi para lulusan jurusan ini, menurut Ketua KKG PJOK Taman Sidoarjo Jawa Timur, Abdul Malik, S.Or menyampaikan beberapa poin peluang dan tantangan bagi Sarjana Olahraga.

1. Peluang pertama ribuan guru akan menghadapi masa berlaku tes dalam pelunjakan 2025.

2. Banyak yang dibutuhkan tenaga pendidik setiap daerah.

3. Punya hak yang sama sebagai pendidik.

Sedangkan dalam tantangan lulusan ilmu keolahragaan yaitu:

1. Banyaknya sarjana kependidikan yang fresh graduate, dan qualified.

Baca juga: Bingung Pilih Jurusan Kuliah? Pahami Dulu 5 Tips Ini

2. Pasca kebijakan moratorium semakin banyak tenaga yang belum terserap.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.