Kompas.com - 29/09/2020, 13:52 WIB
Ilustrasi obat herbal, ilmuwan sedang meracik obat herbal. Shutterstock/paulynnIlustrasi obat herbal, ilmuwan sedang meracik obat herbal.

“Awal masuk Battra itu saya cukup terkejut ya. Padahal maksud saya masuk Battra itu untuk belajar akupunturnya. Ternyata malah dikasih lebih dari itu. Ada akupuntur, herbal, massage, akupresur. Jadi komplit,” jelasnya.

Apa yang dipelajari?

Melansir dari laman Unair, latar belakang adanya program studi pengobatan tradisional di Indonesia tidak terlepas dari kunjungan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Universitas Tianjin dan Beijing Tiongkok pada 2003.

Baca juga: Jadwal dan Cara Daftar KIP Kuliah Jalur Mandiri PTN dan PTS 2020

Saat itu SBY mengatakan pengobatan tradisional di Tiongkok itu sudah maju. Dan selepas pulang ke Indonesia, SBY menunjuk Unair sebagai perguruan tinggi untuk membuka jurusan program studi pengobatan tradisional.

Selama kuliah, mahasiswa pengobatan tradisional tidak hanya diberi ilmu di dalam kelas, melainkan juga di luar kelas.

Misalnya, praktikum dan praktik kerja lapangan. Tujuannya adalah mahasiswa pengobatan tradisional dapat melakukan pencegahan penyakit sekaligus rehabilitasi kepada masyarakat secara langsung.

Dalam merealisasikan hal tersebut, setidaknya ada empat kompetensi dasar bagi mahasiswa pengobatan tradisional. Pertama, akupuntur. Yakni, teknik pengobatan tradisional dari Tiongkok.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Mendikbud Nadiem: Penyederhanaan Kurikulum Tidak Dilakukan sampai 2022

Kedua, pijat. Yakni, memijat langsung ke tubuh manusia untuk mengobati penyakit dari luar. Misalnya, jenis pijat tuina dan akupresur yang biasanya digunakan untuk bayi dan ibu hamil.

Ketiga, herbal, yaitu membudidayakan pembibitan tanaman obat sampai panen seperti pembuatan simpilia, bedak dingin dan jamu.

Keempat, Nutrisi. Yakni, anjuran makan sehat dengan memilih kandungan makanan yang sesuai untuk kebutuhan manusia. Misalnya, contoh wanita yang sedang mengalami masa menopouse dianjurkan untuk makan pecel semanggi karena memiliki kadar estrogen yang tinggi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.