Lomba Kompetensi Siswa SMK 2020, Kuatkan Kompetensi dan Kolaborasi Masa Depan

Kompas.com - 22/10/2020, 09:57 WIB
Suasana penjurian Lomba Kompetensi Siswa (LKS) 2020 SMK yang mengambil tema Melejitkan Prestasi di Bidang Vokasi di Masa Pandemi berlangsung 18-24 Oktober 2020 dan melombakan 42 bidang kompetensi. DOK. PUSPRESNAS/KEMENDIKBUDSuasana penjurian Lomba Kompetensi Siswa (LKS) 2020 SMK yang mengambil tema Melejitkan Prestasi di Bidang Vokasi di Masa Pandemi berlangsung 18-24 Oktober 2020 dan melombakan 42 bidang kompetensi.

KOMPAS.com - Penguatan pendidikan vokasi terus dilakukan meski di tengah tantangan pandemi global Covid-19. Semangat siswa SMK pun tidak surut untuk terus menguatkan kompetensi mereka di bidang masing-masing.

Hal ini tergambar dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK Tingkat Nasional XXVIII Tahun 2020 yang digelar Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikbud dan dilakukan secara dalam jaringan (daring).

Secara khusus, tahun ini LKS mengambil tema ‘Melejitkan Prestasi di Bidang Vokasi di Masa Pandemi’.

LKS 2020 melombakan 42 kompetensi keahlian yang mengacu kepada bidang keahlian teknologi dan rekayasa, energi dan pertambangan, teknologi informasi dan komunikasi, kesehatan dan pekerjaan sosial, agribisnis dan agroteknologi, kemaritiman, bisnis dan manajemen, pariwisata, seni dan kreatifitas.

Baca juga: Membangkitkan Sekolah Vokasi Jadi Obat Mujarab bagi Indonesia

Kuatkan kompetensi di tengah pandemi

“Ada 42 bidang kompetensi yang akan menunjukan kemampuan diri dan menghadapi tantangan untuk memperoleh pengetahuan dan meningkatkan keterampilan. Kami optimis, (para peserta) dapat mencapai kesuksesan di masa depan,” ujar Sekjen Kemendikbud Prof. Ainun Na'im saat membuka LKS 2020, Senin (19/10).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam laporannya, Plt. Kepala Puspresnas, Kemendikbud, Asep Sukmayadi menyampaikan, pelaksanaan LKS SMK Tingkat Nasional 2020 merupakan perwujudan adaptasi kebiasaan baru.

“Seluruh penilaian dan penjurian dilakukan secara daring/online dengan memperhatikan protokol kesehatan,” jelasnya.

Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud, Wikan Sakarinto menyampaikan rasa syukurnya karena kegiatan LKS SMK tetap berlangsung meski di tengah pandemi.

“Jangan ragu, ini bagian anak tangga untuk kompetisi besar, proses belajar tidak mengenal waktu dan tempat,” imbuhnya.

“Harapannya, kompetisi ini menjadi ajang kolaborasi dengan teman-teman dari daerah lain yang mana akan menjadi networking atau relasi di masa depan. Semoga sukses dan bisa melejitkan talenta siswa siswa SMK yang berkompeten, terampil untuk Indonesia yang lebih maju," tambah Wikan.

Acara yang berlangsung 18-24 Oktober 2020 sedianya akan dilaksanakan di Propinsi Kalimantan Selatan namun karena kondisi pandemi seluruh rangkaian kegiatan secara daring.

“Kami sangat berkeinginan acara ini dilangsungkan secara langsung, namun apa dikata situasi pandemi tidak memungkinkan. Harapan kami kegiatan LKS 2020 dapat berjalan sukses dan sesuai harapan,” jelas Plt. Gubernur Kalimantan Selatan, Rudy Resnawan.

42 bidang kompetensi

Meski dilakukan di tengah Pandemi, LKS 2020 diikuti 932 peserta, 34 ketua kontingen provinsi, 812 guru pembimbing dan melibatkan 145 juri serta 65 orang panitia. 

Selain kompetisi, LKS tahun ini juga diisi dengan berbagai webinar yang dilakukan selama 5 hari dengan menghadirkan 29 pembicara terbaik di bidangnya.

Rangkaian LKS SMK diselenggarakan secara paralel di beberapa lokasi penjurian berbeda. 

Di Hotel Harris Bandung diselenggarakan bidang lomba Teknologi Desain Grafis, Teknologi Informasi Sistem Administrasi Jaringan, Teknologi Informasi Piranti Lunak untuk Bisnis, Teknik Perancangan Permesinan CAD, Teknik Desain Laman, Teknik Pengukuran, Teknologi Automobil, Tehnik Pengelasan, Tehnologi Mode, Seni Lukis, Teknik Media Cetak, Pembuatan Cabinet, serta Pembuatan Cabinet.

Baca juga: Setahun Jokowi-Maruf: Pendidikan Vokasi Dipacu Lebih Cepat

Berikutnya, Hotel La Grande Bandung dipilih sebagai lokasi penjurian bidang lomba Teknologi Peternakan, Pemasaran Daring, Resepsionis Hotel, Servis Restoran, Teknik Pemasangan Tegel Keramik Dinding dan Lantai, serta Teknik Perawatan dan Perbaikan Sepeda Motor.

Sementara itu, di Hotel Courtyard adalah lokasi penjurian bidang lomba Teknologi Pengolahan Pangan, Penataan Rambut, Kuliner, Nautika, Keperawatan Sosial dan Kesehatan, Pipa Ledeng dan Pemanas, serta Lanskap dan Pertamanan.

Selanjutnya, Hotel Aryaduta merupakan lokasi penjurian bidang lomba Elektronika, Teknik Instalasi Kelistrikan, Teknik Kontrol Industri, Mekatronika, Robotika, Sistem Otomasi Mesin Perkakas, serta Teknik Rekayasa Cetak Plastik.

Kemudian ada Hotel Fox Harris menjadi lokasi penjurian dengan bidang lomba Teknik Rekayasa Cetak Plastik, Teknik Perancangan Model 3 Dimensi, Teknologi Kecerdasan Buatan, Komputasi Awan, Teknologi Keamanan Siber, serta Teknik Distribusi Telekomunikasi.

Terakhir, Hotel The Luxton menjadi tempat pelaksanaan bidang lomba Farmasi, Industri Pariwisata, serta Teknik Tata Udara dan Pendingin.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X