Kompas.com - 27/11/2020, 11:57 WIB
Ilustrasi belajar dan mengerjalan tugas dengan metode pomodoro. DOK. FORBESIlustrasi belajar dan mengerjalan tugas dengan metode pomodoro.

KOMPAS.com – Sulitnya menaruh perhatian secara penuh pada saat belajar maupun mengerjakan tugas merupakan salah satu masalah yang dapat seseorang alami, mulai dari pelajar, pendidik, hingga pekerja.

Pasalnya, bekerja maupun belajar terus menerus dalam waktu yang lama bisa membuat otak dan metal menjadi lelah serta bosan.

Riset dari I-READ Center of Educational and Social Studies menunjukkan bahwa 88,5 persen mahasiswa merasa bosan belajar di rumah demi melakukan pembatasan sosial (social distancing).

Sementara itu, penelitian karya Jonathan Schooler menemukan, rata-rata orang dalam sehari dapat menghabiskan 15 hingga 20 persen waktunya untuk memikirkan hal lain di luar pekerjaan. Alhasil, pekerjaan jadi tidak terselesaikan atau tertunda.

Baca juga: Psikolog: Jaga Kesehatan Mental Saat PJJ dengan 8 Cara Ini

Mengalami permasalahan sulit fokus belajar saat kuliah, Francesco Cirillo pun menemukan metode "pomodoro" pada 1980 untuk melakukan manajemen waktu dengan tetap menjaga kondisi fisik serta psikis.

Saat itu, Francesco menggunakan alat pengatur waktu atau timer dari dapurnya yang berbentuk seperti tomat merah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam bahasa Italia, tomat disebut sebagai "pomodoro". Maka dari itu, metode manajemen waktu milik Francesco bernama pomodoro.

Secara garis besar, metode pomodoro menciptakan interval waktu dalam belajar atau mengerjakan tugas sehingga memunculkan urgensi seseorang untuk menyelesaikan suatu pekerjaan.

Berikut ini merupakan empat langkah untuk menerapkan metode pomodoro dalam kehidupan sehari-hari.

1. Siapkan timer dan materi

Langkah pertama adalah pastikan memiliki timer untuk mengatur waktu. Kemudian, urutkanlah pengerjaan tugas atau pembelajaran materi berdasarkan skala prioritas. 

Salah satu cara untuk mengurutkannya adalah pilih tugas atau pelajaran yang memiliki pengumpulan atau ujian dalam waktu dekat.

Cara lain yang dapat digunakan untuk urutkan prioritas adalah dengan menerapkan Metode “Eat That Frog” milik Brain Tracy.

Baca juga: Kewalahan Kerjakan Tugas? Gunakan Metode “Eat That Frog”

Dengan membuat daftar pekerjaan yang mau dilakukan, pelajar ataupun pendidik sudah mengurangi distraksi untuk memikirkan apa yang hendak dikerjakan.

2. Atur timer

Langkah kedua, atur timer selama 25 menit untuk fokus dalam pengerjaan tugas atau pembelajaran materi. Francesco menyebut durasi ini sebagai ‘jendela kerja’.

Setelah timer berbunyi, matikanlah dan segera berhenti bekerja meskipun belum selesai.

3. Waktu istirahat

Seusai membuka ‘jendela kerja’, kini saatnya untuk meluangkan waktu beristirahat.

Selama 5 menit, Anda dapat memanfaatkan waktu istirahat untuk memlihat gawai, membalas pesan dari teman, menyantap camilan, hingga melakukan aktivitas peregangan sampai timer kembali berbunyi.

4. Mulai bekerja kembali

‘Jendela istirahat’ telah selesai dan kini Anda harus memulai kembali ‘jendela kerja’ yang kedua selama 25 menit.

Fokuslah pada pekerjaan dan lakukan hingga sampai pada ‘jendela kerja’ keempat. Setelah melewati ‘jendela kerja’ keempat, Anda dapat menambah durasi untuk istirahat menjadi 10 sampai 15 menit.

Lakukanlah metode pomodoro ini terus menerus hingga menjadi kebiasaan sehingga Anda dapat fokus menyelesaikan pekerjaan dan juga sehat secara psikis.

Dalam penerapannya, pelajar dan pendidik boleh menyesuaikan panjang durasi sesuai dengan kebutuhan, tetapi tetap melaksanakannya dengan konsisten.

Jika membutuhkan bantuan teknologi lainnya, pelajar maupun pendidik dapat mengunduh aplikasi seperti Focus To-Do, Focus Keeper, dan Tide.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.