Kompas.com - 13/12/2020, 11:21 WIB
Fakultas Seni Rupa (FSR) Institut Kesenian Jakarta (IKJ) kembali menggelar Cikini Fashion Festival atau CiFFest 2020. Kegiatan berlangsung secara daring melalui aplikasi zoom dan digelar pada 11-12 Desember 2020. DOK. FSR IKJFakultas Seni Rupa (FSR) Institut Kesenian Jakarta (IKJ) kembali menggelar Cikini Fashion Festival atau CiFFest 2020. Kegiatan berlangsung secara daring melalui aplikasi zoom dan digelar pada 11-12 Desember 2020.

KOMPAS.com - Pandemi global Covid-19 membawa dampak dalam seluruh bidang, termasuk dunia fashion. Menularkan semangat pantang menyerah, Fakultas Seni Rupa (FSR) Institut Kesenian Jakarta (IKJ) kembali menggelar Cikini Fashion Festival atau CiFFest 2020.

Kegiatan berlangsung secara daring melalui aplikasi zoom dan digelar pada 11-12 Desember 2020 dengan berbagai kegiatan mulai dari seminar daring hingga pameran fesyen virtual.

Rektor IKJ Indah Tjahjawulan mengungkapkan FSR IKJ telah menggelar CiFFest sejak 2017 yang diawali sebagai bentuk kolaborasi antara IKJ dan Bekraf (Badan Ekonomi Kreatif) dan tahun ini digelar secara mandiri oleh FSR IKJ.

Indah menyampaikan, "institusi pendidikan fashion belum terlalu banyak di Indonesia untuk tingkat sarjana sehingga perlu banyak berkolaborasi membangun jejaring kerja sama dan produktivitas meningkatkan pendidikan fashion."

"Meski pandemi membatasi kegiatan kita semua, kegiatan CiFFest tetap dilaksanakan. Namun itu tidak menjadi hambatan bagi kita semua untuk memajukan dunia fesyen Indonesia sesuai motto CiFFest tahun ini Meski Berjarak Tetap Bergerak," ujar Indah memberisemangat. 

Baca juga: Animakini 2020, Dorong Animasi Indonesia Hidup dan Berkembang

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Membangun optimisme

Gelaran CiFFest 2020  merupakan gelaran ketiga yang sudah berlangsung sejak tahun 2017. CiFFest telah menjadi forum temu para pelaku ekosistem fashion Indonesia dengan tujuan  menghasilkan peta jalan fashion.

Melalui forum ini diharapkan mampu meningkatkan jejaring kerja sama dan produktivitas ekonomi kreatif fashion melalui kolaborasi praktisi dan akademisi di bidang fashion.

"CiFFest bertujuan untuk mensosialisasikan Grand Strategy Fashion dan merumuskan Roadmap Pengembangan Ekonomi Kreatif Fashion Indonesia," jelas Kepala Prodi (Kaprodi) Desain Produk Mode Busana IKJ, Mangesti Rahayu.

Upaya kolaborasi ini, tambahnya, berupaya membangun rangkaian ekosistem industri fashion antar pelaku ekonomi kreatif di Indonesia, baik dari akademisi, industri, pemerintah, dan komunitas.

“Selain itu, CiFFest juga meningkatkan kompetensi pelaku ekonomi kreatif fashion dengan kegiatan pameran, seminar dan kompetisi dalam merumuskan dan merekomendasikan program prioritas pengembangan ekonomi kreatif fesyen Indonesia," jelas Mangesti.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.