Kompas.com - 06/01/2021, 12:43 WIB
Lajnah Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) PBNU dalam rakornas di Pekalongan (22/12), mencanangkan percepatan digitalisasi dalam rangka mengikuti arus kemajuan teknologi dan era revolusi industri 4.0. DOK. INFRADIGITALLajnah Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) PBNU dalam rakornas di Pekalongan (22/12), mencanangkan percepatan digitalisasi dalam rangka mengikuti arus kemajuan teknologi dan era revolusi industri 4.0.

KOMPAS.com - Lajnah Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) PBNU dalam rakornas di Pekalongan (22/12), mencanangkan percepatan digitalisasi dalam rangka mengikuti arus kemajuan teknologi dan era revolusi industri 4.0.

Terlebih, pandemi global saat ini juga turut mendorong lembaga pendidikan untuk dapat dengan cepat melakukan adopsi dan adaptasi digital pada sistem pendidikan, salah satunya penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Guna menjawab tantangan tersebut, LPTNU bermitra dengan Infradigital, startup teknologi bidang edukasi dan finasial, untuk dapat memulai percepatan digitalisasi.

Infradigital merupakan startup yang telah membantu lembaga pendidikan dalam penerapan digitalisasi melalui produk Jaringan IDN.

Layanan digitalisasi diberikan Infradigital meliputi pembayaran daring, Pendaftaran Mahasiswa Baru (PMB) daring, Sistem Informasi Akademik (Siakad), hingga Learning Management System (LMS) yang dapat membantu dalam melakukan pembelajaran daring dengan tampilan ramah pengguna.

Baca juga: Kampus Merdeka dan Revitalisasi Kolaborasi Antar Perguruan Tinggi

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Digitalisasi LPTNU

Prof. Mohammad Nasir, MenristekDikti periode 2014-2019 dan Ketua LPTNU mengungkapkan, “PTNU dalam menghadapi era revolusi teknologi 4.0 secara bertahap sedang membangun e-campus atau e-learning."

"Harus ada satu platform di bawah NU yaitu Learning Management System (LMS) yang merupakan digital platform yang dapat diisi seluruh perguruan tinggi NU di dalamnya," tegas Prof. Nasir.

Ia berharap resource hiring dan quality nantinya akan dapat meningkat dengan adanya platform ini, termasuk akreditasi. Selain itu, Sistem Informasi Akademik juga menjadi fokus percepatan digitalisasi.

Digitalisasi ini diharapkan dapat melengkapi dan memaksimalkan sistem pendidikan yang dimiliki LPTNU.

Ian McKenna, CEO Infradigital menjelaskan, “kerjasama kami bertujuan untuk melengkapi dan mempercepat digitalisasi di PTNU, khususnya dalam LMS dan Sistem Informasi Akademik."

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.