Kompas.com - 08/01/2021, 11:46 WIB
Pembacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia oleh Soekarno pada 17 Agustus 1945. KemdikbudPembacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia oleh Soekarno pada 17 Agustus 1945.
|

KOMPAS.com - Bagi siswa sekolah, tentu sudah paham bahwa bangsa Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945. Tetapi, bagaimana sejarah kemerdekaan bangsa Indonesia?

Siapakah panitia yang terlibat di dalamnya? Usai merdeka, kemudian dibentuk Pancasila atau dasar negara.

Merangkum laman Sumber Belajar Kemendikbud, Jumat (8/1/2021) berikut ini dijelaskan sejarah pembentukan PPKI dan tokoh-tokoh kemerdekaan.

Persiapan dibentuk Pancasila

Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) adalah sebuah badan yang dibentuk untuk merumuskan dasar negara yaitu Pancasila.

Pancasila sebagai dasar negara merupakan hasil perjuangan para pendiri negara. Mereka adalah orang-orang yang berjuang untuk mendirikan bangsa dan negara Indonesia. Jasa-jasanya sudah seharusnya kita kenang.

Baca juga: Arti Pengamalan Sila Ke-4 Pancasila, Siswa Harus Paham

Seperti yang diucapkan oleh Proklamator Kemerdekaan Indonesia Ir Soekarno: "Jangan sekali-kali melupakan sejarah".

Pernyataan tersebut mengandung arti untuk tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa, merupakan kewajiban seluruh warga negara sebagai bangsa Indonesia.

Pembentukan PPKI

Bagaimanakah latar belakang pembentukan (PPKI)? Tentu kalian ingin memahami tentang Pembentukkan PPKI.

Kekalahan Jepang dalam Perang Dunia II membuka kesempatan bagi bangsa Indonesia untuk mempersiapkan kemerdekaan atas dasar prakarsa sendiri.

Lalu bagaimana dampaknya terhadap keberadaan BPUPKI? Setelah menyelesaikan tugasnya BPUPKI dibubarkan, dan sebagai gantinya pada 7 Agustus 1945 Jepang mengumumkan pembentukan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) atau Dokuritsu Zyunbi Iinkai.

Untuk keperluan membentuk PPKI tersebut, pada 8 Agustus 1945 tiga orang tokoh pendiri negara, yaitu:

  • Ir. Soekarno
  • Mohammad Hatta
  • Dr. K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat

Mereka bertiga berangkat menemui Jenderal Besar Terauchi, Saiko Sikikan di Saigon.

Dalam pertemuan tersebut, Ir. Soekarno diangkat sebagai Ketua PPKI dan Mohammad Hatta sebagai wakilnya.

Pada awalnya PPKI beranggotakan 21 orang termasuk Ketua dan Wakil Ketua. Antara lain:

  • 12 orang dari Jawa
  • 3 orang dari Sumatra
  • 2 orang dari Sulawesi
  • 1 orang dari Kalimantan
  • 1 orang dari Nusa Tenggara
  • 1 orang dari Maluku
  • 1 orang dari golongan Tionghoa

Sejarah kemerdekaan Indonesia

Setelah kembali ke tanah air, pada 14 Agustus 1945 setelah adanya usulan dari Golongan Muda yaitu antara lain terdiri dari Adam Malik, Soekarni, Sutan Syahrir, Wikana, Chaerul Sholeh. Yang menghendaki kemerdekaan Indonesia dilaksanakan secepat-cepatnya.

Golongan Muda berbeda dengan Golongan Tua yang berpendapat bahwa kemerdekaan Indonesia harus dilaksanakan melalui revolusi secara terorganisasi.

Namun akhirnya Ir. Soekarno mengumumkan bahwa Indonesia akan merdeka secepat mungkin. Sehingga kemerdekaan Indonesia bukan merupakan pemberian dari Jepang melainkan hasil perjuangan bangsa Indonesia sendiri.

Sebagai buktinya, atas kehendak bangsa Indonesia sendiri, anggota PPKI ditambah menjadi enam orang sehingga anggota seluruhnya menjadi 27 orang. Semua anggota PPKI berasal dari bangsa Indonesia.

Setelah Jepang menyerah kepada pihak sekutu 14 Agustus 1945, kesempatan tersebut digunakan sebaik-baiknya oleh para pejuang untuk segera menyatakan kemerdekaan bangsa Indonesia.

Baca juga: Ini Contoh Pengamalan Pancasila di Kehidupan Sehari-hari

Pada hari Jumat, tanggal 17 Agustus 1945, Ir. Soekarno didampingi oleh Mohammad Hatta memproklamasikan kemerdekaan bangsa Indonesia ke seluruh dunia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X