Kompas.com - 12/02/2021, 09:55 WIB
Seorang dosen tengah memberikan pembelajaran secara daring. Dok UNPADSeorang dosen tengah memberikan pembelajaran secara daring.
|

KOMPAS.com - Hampir setahun ini seluruh aktivitas pembelajaran dilakukan dengan metode daring atau jarak jauh. Tentu semua karena pandemi Covid-19 yang juga belum mereda.

Hanya saja, pendidikan tetap harus berjalan dengan baik. Bahkan kualitas pembelajaran daring juga tetap harus dicapai oleh sekolah atau kampus.

Khusus di dunia kampus, mahasiswa juga tetap ikut kuliah daring. Namun, agar pembelajaran berjalan dengan baik maka dibutuhkan strategi yang baik pula.

Baca juga: Pandemi, Universitas Muria Kudus Terus Kembangkan Metode Kuliah Daring

Menurut Rektor Universitas Padjadjaran (Unpad) Prof. Rina Indiastuti, untuk meningkatkan kualitas pembelajaran daring, diperlukan beberapa strategi, yakni:

1. Pentingnya penyampaian materi secara menyenangkan.

Bahkan dapat memunculkan keterikatan antara dosen dan mahasiswa. Cirinya, mahasiswa merasa tertarik dan senang ketika berada di ruang kuliah daring.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dulu waktu kita di kelas, sebelum pandemi kita bisa menciptakan engaging dengan mahasiswa secara mudah karena kita langsung tatap muka," ujar Rektor seperti dikutip dari laman Unpad, Kamis (11/2/2021).

Dikatakan, meski dengan metode daring namun perguruan tinggi tetap harus berusaha bagaimana caranya juga ada engagement antara dosen dan mahasiswa.

2. Perlunya mencermati hasil asesmen dalam mengukur ketercapaian pembelajaran di setiap sesi.

"Dengan demikian bukan hanya sekadar mereka menjawab ujian, tetapi ada hal-hal lain yang barangkali secara terstruktur itu bisa direncanakan oleh Bapak/Ibu dosen," kata Rektor.

3. Pentingnya kolaborasi antar mahasiswa.

Meski mahasiswa belajar di rumah masing-masing, kolaborasi tetap penting dilakukan untuk meningkatkan penyerapan materi.

4. Perlunya inovasi dalam penyampaian materi.

Hal ini untuk meningkatkan kemampuan praktis yang dimiliki mahasiswa. Di antaranya dapat melalui problem based learning.

Jika beberapa hal tersebut berjalan dengan baik, Rektor meyakini pembelajaran daring akan menjadi menarik bagi mahasiswa sekaligus dapat mencapai tujuan pembelajaran yang sudah digariskan dalam kurikulum.

Baca juga: 5 Tips Pilih Jurusan Kuliah Bagi Calon Mahasiswa

"Kita jangan kehilangan momentum bahwa pembelajaran daring ini menghilangkan kesempatan kita untuk membentuk soft skills atau higher order thinking skills dari mahasiswa dan itu memerlukan seni dari dosen di kelas," tegas Rektor.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.