Kompas.com - 02/03/2021, 11:42 WIB
Ilustrasi peternakan ayam modern, kandang ayam yang kecil membuat ayam tidak bebas bergerak Shutterstock/Kartinkin77Ilustrasi peternakan ayam modern, kandang ayam yang kecil membuat ayam tidak bebas bergerak

KOMPAS.com - Industri makan dinilai menjadi salah satu bisnis yang tak ada matinya, sebab makan adalah salah satu kebutuhan manusia untuk bertahan hidup.

Salah satu sektor di industri pangan yang memiliki peranan penting dalam memenuhi kebutuhan protein hewani di Indonesia ialah sektor peternakan.

Oleh sebab itu, dibutuhkan sumber daya manusia yang kompeten guna menyumbangkan teknologi untuk menghasilkan produk ternak yang sehat dan berkualitas.

Tak hanya dikelola oleh perusahaan, lulusan perguruan tinggi juga bisa mendirikan bisnis peternakan dengan modal penguasaan prinsip-prinsip ilmu peternakan, kecakapan profesional dan kecakapan manajerial.

Baca juga: Syarat Daftar S1 Universitas Pertahanan, Bebas Biaya Kuliah dan Hidup

Salah satu program studi yang menawarkan keahlian tersebut ialah Teknologi Produksi Ternak (prodi TPT).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan bekal penguasaan prinsip-prinsip ilmu peternakan, kecakapan profesional dan kecakapan manajerial membuat para lulusan prodi TPT mampu bekerja di berbagai bidang, baik di instansi pemerintah, swasta, tenaga pendidik atau peneliti, maupun menjadi pengusaha di bidang industri produk peternakan.

Prof Irma Isnafia Arief, Wakil Dekan Fakultas Peternakan IPB University mengatakan. pada tahun 1963 IPB University mendirikan fakultas peternakan dengan program studi Ilmu Produksi Ternak.

Saat ini, nama prodi tersebut telah berganti menjadi Teknologi Produksi Ternak.

Baca juga: 30 Jurusan UI dengan Daya Tampung Terbanyak di SBMPTN 2021

Prodi TPT ITB telah mendapatkan akreditasi A oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2018 dan tersertifikasi internasional dari Asean University Network-Quality Assurance (AUN-QA) pada tahun 2013.

Prodi TPT IPB buka peluang beasiswa

Prodi TPT, jelas Prof Irma, telah menjalin kerja sama akademik berupa pertukaran mahasiswa dengan perguruan tinggi di Taiwan, Jepang, Malaysia, Thailand, Australia, New Zealand, Jerman, dan negara-negara lain.

Selain itu, sebagai upaya dalam meningkatkan kesempatan mengenyam pendidikan tinggi, terdapat banyak beasiswa yang ditawarkan.

“Banyak beasiswa yang diperuntukkan bagi mahasiswa yang memiliki prestasi akademik maupun yang tidak mampu secara ekonomi,” pungkasnya.

Baca juga: 20 Prodi dengan Nilai UTBK-SBMPTN 2020 Tertinggi

Ia menyebutkan, bagi mahasiswa yang menginginkan beasiswa, dapat mencari informasi di Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Karier IPB University. Puluhan sponsor beasiswa menawarkan berbagai jenis beasiswa.

“Di departemen IPTP sudah ada lima dosen promotor beasiswa Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana (PMDSU). Saat ini sedang diusulkan lima dosen promotor lagi sehingga ada sepuluh dosen promotor PMDSU,” terang Prof Irma.

Tak hanya itu, lingkungan belajar prodi TPT juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti ruang kuliah yang nyaman, laboratorium modern, rumah pemotongan hewan, unit evaluasi karkas, unit analisa molekuler, hotspot area, perpustakaan, dan unit usaha komersil peternakan sebagai tempat latihan para mahasiswa.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.