Kompas.com - 26/04/2021, 08:40 WIB
Tim guru Jakarta Intercultural School (JIS) di bawah Greg Zolkowski, Community Educational Outreach Coordinator JIS dan tim berangkat ke lokasi bencana di Selong, Nusa Tenggara Barat, pada akhir September lalu untuk memberikan workshop kepada guru TK dan PAUD. DOK. JISTim guru Jakarta Intercultural School (JIS) di bawah Greg Zolkowski, Community Educational Outreach Coordinator JIS dan tim berangkat ke lokasi bencana di Selong, Nusa Tenggara Barat, pada akhir September lalu untuk memberikan workshop kepada guru TK dan PAUD.
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com- Direktur Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Muhammad Hasbi mengatakan, keberadaan Bunda PAUD sangatlah penting untuk menggerakkan segenap komponen dan sumber daya yang ada di wilayahnya.

Menurutnya, peran Bunda PAUD di seluruh Indonesia harus lebih ditingkatkan lagi.

Oleh karena itu, pemerintah memberikan bantuan kepada Bunda PAUD ditingkat provinsi dan Bunda PAUD tingkat kabupaten/kota.

"Bunda PAUD merupakan sebuah profesi sukarela, yang dilandasi dengan rasa cinta dan kasih sayang, sehingga menjadi lokomotif untuk mendorong segenap elemen dalam masyarakat," kata Hasbi seperti dikutip dari laman Ruang Guru PAUD Kemendikbud, Minggu (25/4/2021).

Baca juga: Super Indo Buka Lowongan Kerja bagi Lulusan SMA/SMK

Kembangkan layanan PAUD

Hasbi berharap, keberadaan Bunda PAUD dapat membangun komunikasi dengan semua pemangku kepentingan di wilayahnya masing-masing yang memiliki potensi untuk mengembangkan layanan PAUD.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam mendorong layanan PAUD yang berkualitas, lanjut Hasbi, Bunda PAUD diharapkan dapat bergandengan tangan dengan semua elemen masyarakat. Hal ini bertujuan agar penyediaan layanan PAUD menjadi optimal.

"Bunda PAUD diharapkan dapat melibatkan kaum ibu secara aktif, mengingat perannya yang sangat penting dalam mendidik anak usia dini dan menjaga kesehatan anak-anak mereka," imbuhnya.

Baca juga: Larangan Mudik Lebaran 2021, Epidemiolog UGM Sarankan Hal Ini

Pesan ini disampaikan Hasbi saat acara audiensi Bunda PAUD Kota Palu, Sulawesi Tengah, Diah Puspita Sari Hadianto Rasyid bersama Kelompok Kerja Bunda PAUD Kota Palu di Lantai 7 Gedung E Direktorat PAUD, Rabu (21/4) lalu.

Dalam pertemuan tersebut juga dibahas peran yang dapat dimainkan oleh Bunda PAUD untuk terlibat dalam Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.

Peran Bunda PAUD

Dalam menjalankan perannya, Bunda PAUD ikut mendorong terbitnya regulasi serta komitmen daerah untuk dapat lebih peduli terhadap program PAUD Berkualitas.

Halaman:


25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X