Kompas.com - 02/05/2021, 18:05 WIB
Ilustrasi radikalisme ShutterstockIlustrasi radikalisme
|

"Paham tersebut ada pada agama-agama di dunia, tidak hanya spesifik dengan Islam. Kemudian bisa ada dalam kelompok agama, bisa kelompok politik, dan kelompok bangsa dan bahkan suku," beber Prof. Syafiq.

Menurutnya, paham radikal bisa ditangkal lewat beberapa cara, salah satunya lewat pembumian ajaran agama yang moderat. Setidakya ada tujuh ciri moderasi agama dalam Islam, antara lain:

  • Tawazun atau keseimbangan hidup antara lahir dan batin, dunia dan akhirat.
  • Tasamuh atau toleransi sebagai suatu keharusan bagi negara dan bangsa yang beragam seperti Indonesia.
  • I’tidal atau tegak, konsisten dan keadilan. Prinsip keadilan konsisten menjadi pondasi penting dalam berbangsa dan bernegara.
  • Ishlah atau perbaikan hidup ke dalam dan ke luar untuk menjadikan dunia ini menjadi lebih baik untuk semua.
  • Prinsip syura atau musyawarah yakni menjunjung tinggi pendapat, eksistensi orang lain. Bukan pemaksaan pendapat atau kehendak sendiri.
  • Qudwah atau keteladanan.
  • Muwathanah atau kewarganegaraan atau nasionalisme.

"Yang dilakukan yakni pengembangan narasi moderat, pengembangan budaya literasi moderat, early warning system yang baik, peer group moderat, dan pengembangan pola komunikasi yang baik," tutur Prof. Syafiq.

Baca juga: Mahasiswa, Simak Strategi Berwirausaha di Era Kebiasaan Baru

Melaui Webinar Unesa ini, bisa diketahui cara-cara untuk mencegah masuknya paham radikalisme di lingkungan kampus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.