Kompas.com - 04/05/2021, 12:16 WIB
Forum Semua Murid Semua Guru (SMSG) menggelar diskusi mengangkat tema Gawat Darurat Pendidikan: Masihkah Susah Bersekolah? bertempat di Kolega Tebet, Jakarta (26/1/2019).
Dok. SMSGForum Semua Murid Semua Guru (SMSG) menggelar diskusi mengangkat tema Gawat Darurat Pendidikan: Masihkah Susah Bersekolah? bertempat di Kolega Tebet, Jakarta (26/1/2019).

Sesi berikutnya adalah coaching one on one yang akan berlangsung mulai dari 3 – 8 Mei 2021. Sesi-sesi selanjutnya diharapkan mampu meningkatkan potensi diri dari para peserta.

Salman Subakat, CEO PT. Paragon Technology dan Innovation yang sudah merasakan manfaat coaching hadir memberikan semangat bagi para peserta.

Baca juga: ITB Buka Jalur Mandiri S1, Simak Syarat, Cara Daftar dan Biaya Kuliah

Realita Mahanani, salah seorang guru sekolah dasar dari Yogyakarta berharap dengan mengikuti coaching ini ia dapat meningkatkan kapasitas diri dan soft skills sebagai guru dalam menggerakkan pendidikan di tingkat sekolah dasar.

Selain penggerak pendidikan yang berasal dari institusi formal seperti sekolah dan universitas, Coaching Penggerak Pendidikan ini juga diikuti peserta dari sektor nonformal.

Salah satunya adalah Ramli, yang berasal dari Komunitas dan Organisasi Pendidikan (KOP) KGBN Majene, Sulawesi Barat, di mana ia berharap kegiatan ini akan membantunya meningkatkan skill menjadi penggerak pendidikan yang lebih profesional, efektif dan mampu mengikuti perkembangan pendidikan di masa depan.

Memperluas relasi sesama penggerak pendidikan. Dan tentunya mendapatkan ilmu dari para coach agar bisa diimplementasikan ke dunia pendidikan”, harap Realita

“Saya adalah orang yang bertransformasi melalui coaching. Ilmu yang saya dapat kemudian diaplikasikan dalam budaya Paragon sehingga menjadi perusahaan yang terus mampu berinovasi, saling menghormati dan menghargai bahwa semua equal. Dan berkumpulnya 439 para penggerak Pendidikan yang tulus dan ikhlas di sini, saya yakin akan menjadi bola salju. Bergulir, semakin lama semakin besar, untuk membawa banyak perubahan positif pada Pendidikan Indonesia. Kalau pengusaha belum tentu bisa menjadi guru yang baik, tapi kalau guru yang baik bisa menciptakan banyak pengusaha,” tutur Salman.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X