Kompas.com - 11/05/2021, 08:46 WIB
Room to Read dan ProVisi Education berkolaborasi dengan Putera Sampoerna Foundation - School Development Outreach (PSF-SDO) menggelar pelatihan bagi guru bertema ?Menumbuhkan Kebiasaan Membaca melalui Kegiatan Membaca Daring? pada 3-5 Mei 2021.

Pelatihan dalam bentuk webinar ini mengangkat DOK. ROOM TO READRoom to Read dan ProVisi Education berkolaborasi dengan Putera Sampoerna Foundation - School Development Outreach (PSF-SDO) menggelar pelatihan bagi guru bertema ?Menumbuhkan Kebiasaan Membaca melalui Kegiatan Membaca Daring? pada 3-5 Mei 2021. Pelatihan dalam bentuk webinar ini mengangkat

KOMPAS.com - Peningkatan kapasitas kompetensi perlu terus dilakukan, termasuk di tengah masa pandemi global Covid-19. Pembelajaran jarak jauh (PJJ) justru menuntut guru menerapkan pedagogi yang lebih kreatif dan inovantif.

Terdorong untuk ambil bagian dalam penguatan kompetensi guru di tengah masa pandemi, Room to Read dan ProVisi Education berkolaborasi dengan Putera Sampoerna Foundation - School Development Outreach (PSF-SDO) menggelar pelatihan pada 3-5 Mei 2021.

Pelatihan dalam bentuk webinar ini mengangkat tema “Menumbuhkan Kebiasaan Membaca melalui Kegiatan Membaca Daring” untuk menyemangati para guru dari wilayah Papua, Papua Barat, Sumba, dan wilayah lain.

Harapannya, kegiatan literasi lewat kegiatan membaca tetap terus berjalan meski pembelajaran masih dilaksanakan secara jarak jauh.

“Membaca adalah kegiatan yang sangat penting, terutama di masa pandemi seperti saat ini,” tegas David Strawbridge, perwakilan Room to Read melalui rilis resmi (10/5/2021). David mengatakan mengingatkan selama pandemi kegiatan membaca siswa tidak boleh terhenti.

“Selain memperkaya bahasa, kegiatan membaca nyaring juga membantu membangun ikatan antara guru dan siswa. Anak-anak juga dapat bertatap muka secara daring dengan teman-temannya,” jelasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: HSBC dan PJI Dorong Kemampuan Literasi Generasi Muda Lewat Kegiatan Ini

Kegiatan membaca nyaring

Webinar menghadirkan Saidatul Latifah, guru SDN 248 Gresik, Jawa Timur, yang membagikan pengalaman kegiatan membaca nyaring yang dilaksanakannya secara daring bersama siswa. “Saya senang, melihat anak-anak juga senang,” katanya.

Saidah menyampaikan dirinya sempat merasa khawatir jika kegiatan literasi siswa akan terhenti selama pandemi. Apalagi, kegiatan jam kunjung perpustakaan yang sebelumnya secara teratur dilaksanakan guru bersama anak-anak juga tidak dapat dilanjutkan.

Dengan pelatihan peningkatan keahlian pengembangan literasi dan pendampingan berkelanjutan dari Mutiara Rindang (MR), mitra Room to Read dan ProVisi Education Jawa Timur, Saidah tetap dapat melaksanakan kegiatan literasi bersama.

Siswa memanfaatkan teknologi dan pelantar digital literacycloud.org.

Pelatihan pengembangan kapasitas guru dalam kegiatan membaca secara daring merupakan salah satu fokus utama Room to Read dan ProVisi Education selama masa pandemi.

Para guru yang menjadi peserta webinar diperkenalkan dengan penggunaan teknologi untuk kegiatan membaca nyaring bersama siswa.

Peserta juga diminta praktik langsung menerapkan langkah-langkah membaca nyaring yang dapat membuat kegiatan membaca daring menjadi lebih menyenangkan, bukan hanya bagi siswa melainkan juga bagi guru.

Sepanjang tahun 2021, Room to Read and ProVisi Education akan menyelenggarakan serangkaian webinar berkolaborasi dengan Kemendikbud Ristek, Dinas Pendidikan dan berbagai organisasi yang memiliki nilai dan tujuan yang sama.

Tujuannya, untuk dapat menjangkau lebih banyak guru dari seluruh Indonesia.

Chatarina Trihastuti, Manajer Program ProVisi Education untuk proyek Room to Read menyampaikan bahwa program ini juga bertujuan untuk meningkatkan permintaan buku cerita yang bagus dalam skala nasional.

"Peningkatan kapasitas guru dalam melakukan kegiatan membaca yang menarik dan menyenangkan dengan anak-anak, baik secara virtual dan secara langsung, akan mendorong penggunaan buku cerita yang bagus," ujar Chatarina

"Selain itu, program ini juga untuk mendukung guru dalam memberikan bimbingan yang efektif kepada orangtua agar melibatkan anak dalam kegiatan membaca di rumah," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X