Kompas.com - 17/05/2021, 15:37 WIB
Rayakan Hari Buku Nasional, Gramedia Hadirkan Diskon 30 Persen  Hingga Buku Rp 0 Dokumentasi GramediaRayakan Hari Buku Nasional, Gramedia Hadirkan Diskon 30 Persen Hingga Buku Rp 0
|

KOMPAS.com - Buku adalah jendela dunia. Pepatah ini sudah melekat di masyarakat sejak dahulu. Tetapi, seiring kemajuan teknologi saat ini apakah buku pepatah itu masih relevan?

Membaca buku merupakan salah satu kegiatan yang bisa dilakukan di tengah keterbatasan gerak, seperti dalam situasi pandemi ini.

Di tengah pandemi Covid-19 dan kemajuan teknologi, buku tidak hanya mampu dinikmati secara fisik tetapi kini tersedia secara elektronik (e-book). Tidak hanya mengedukasi, buku juga mampu menghibur para pembacanya.

Baca juga: Siswa, Ini Asal-usul Masuknya Kurma ke Indonesia

Namun yang jadi persoalan, apakah saat ini masih banyak orang yang gemar membaca buku? Gemar membaca buku itu tidak bisa instan, tetapi perlu dilatih, dan terbiasa untuk melakukannya.

Orangtua harus ajak anak membaca buku

Maka dari itu, ada peran orang tua, guru, masyarakat untuk mengajak anak membaca buku-buku yang menyenangkan, menarik dibaca, dan berdiskusi mengenai cerita-cerita tersebut setiap harinya.

Bagi orang tua, khususnya saat ini yang banyak waktu di rumah, harus mau menyempatkan setiap harinya untuk membaca bersama anak-anak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ajak anak-anak berimajinasi dan semakin semangat membaca. Membaca bisa dengan buku apa saja. Tentu agar anak tertarik untuk membacanya.

Seperti pesan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim, banyak media digital terkadang membuat lupa untuk membaca buku.

Baca juga: 5 Tips Bermain Bersama Anak

"Dengan begitu banyaknya media digital yang ada, kadang kita lupa betapa dahsyat kekuatan membaca buku," ujar Nadiem seperti dikutip dari akun Instagram Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kemendikbud Ristek, Senin (17/5/2021).

"Bagi saya tidak ada substitusi dari buku. Dari sisi pendalaman konsep, dari sisi mengasah imajinasi, format konten lain susah mengalahkan buku," jelasnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X