Kompas.com - 06/06/2021, 22:36 WIB
Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan Sjarief Widjaja Biro Humas Kementerian Kelautan dan PerikananKepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan Sjarief Widjaja

Selain itu, WPPNRI juga membentuk konsep shrimp estate untuk kegiatan budidaya dari hulu hingga hilir, mulai dari penyediaan lahan yang clear and clean, kegiatan pembenihan, pabrik pakan, pembesaran, hingga pengolahan yang terpadu dalam satu wilayah.

Baca juga: Dorong Produktivitas Budidaya Perikanan di Pasaman, KKP Galakkan Program Pakan Mandiri

 

Hal itu dilakukan dengan menerapkan prinsip pengelolaan berkelanjutan dan melibatkan masyarakat.

Selanjutnya, WPPNRI juga melakukan revitalisasi tambak percontohan klaster udang 2020-2024 di tambak-tambak idle di Indonesia dan pembangunan Millenial Shrimp Farm (MSF) 2020-2024.

Dalam mendukung berbagai program terobosan itu, kata Sjarief, KKP membutuhkan peran dari berbagai pemangku kepentingan atau stakeholders, termasuk perguruan tinggi dan seluruh civitas akademika

Dengan begitu, program tersebut dapat berjalan maksimal sehingga dapat menambah devisa negara dan meningkatkan kemakmuran rakyat Indonesia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Penelitian KKP Hasilkan “Mustika”, Ikan Mas yang Tumbuh Cepat dan Tahan Penyakit

Pihaknya pun berharap seluruh perguruan tinggi menjadi learning center yang dapat membangun pengetahuan sektor kelautan dan perikanan serta menjadi center of excellent, penyedia SDM kompeten, dan pelibatan publik.

Selain itu, perguruan tinggi juga dapat melaksanakan scientific based, riset, inovasi dan solusi, serta melakukan kolaborasi dan knowledge sharing.

"Kami juga berharap perguruan tinggi dapat membangun suatu citra baru dalam menciptakan nelayan milenial, yakni anak muda yang memiliki semangat baru, melek teknologi, modern, dan mampu menciptakan model bisnis baru,” papar Sjarief.

Nantinya, KKP akan mengundang seluruh perguruan tinggi di Indonesia untuk terjun ke sentra shrimp estate, lobster estate, dan budidaya lokal yang bersifat tematik.

Baca juga: Berikan Kebijakan Afirmatif, KKP Berkomitmen Kembangkan Tingkat Pendidikan Anak

Dengan begitu, kata Syarief, lulusan perguruan tinggi Indonesia tidak lagi mencari kerja, tetapi justru dapat langsung berinteraksi dengan masyarakat serta membangun ekstensi dengan kemampuan khusus dan terjun sebagai pebisnis muda.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.