Kompas.com - 04/07/2021, 19:31 WIB
Ilustrasi peretas. Getty Images/iStockphotoIlustrasi peretas.
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Seiring perkembangan teknologi, manusia dipermudah dalam melakukan berbagai hal.

Belanja bisa dilakukan melalui smartphone dan transfer uang saat ini tak perlu repot-repot ke Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Tinggal satu klik, semua bisa dilakukan dengan cara yang mudah.

Setiap aplikasi untuk bertransaksi keuangan hingga akun media sosial (medsos) tentu menggunakan password. Namun banyak pihak-pihak tak bertanggungjawab yang bisa melakukan peretasan.

Dilansir dari laman Institut Teknologi Batam (Iteba), peretasan terjadi karena maraknya para black hat hacker. Mereka melakukan peretasan untuk tindakan-tindakan kriminal dan kejahatan.

Baca juga: Cerita Alumni FPIK Undip Jadi Peneliti Internasional Konservasi Hiu

Cara membuat password yang aman

Untuk mencegah hal ini terjadi, ada beberapa cara yang bisa dilakukan yakni dengan membuat password aman.

Berikut ini cara membuat password yang aman dari peretasan.

1. Gunakan banyak karakter

Untuk mencegah peretasan terjadi pada akunmu, buatlah password dengan minimal 6 karakter atau dengan 12-24 karakter yang direkomendasikan.

Semakin banyak karakter yang kamu pilih sebagai password, semakin kuat kata sandi yang kamu buat. Dengan demikian, akunmu akan aman dari peretasan.

Baca juga: Sekolah di Jepang dan Dapat Uang Saku, Ikuti Program Beasiswa Ini

2. Gunakan kombinasi karakter

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.