Kompas.com - 07/07/2021, 15:32 WIB
Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan dan Kerjasama Universitas Negeri Semarang (Unnes) Hendi Pratama membagikan tips mengerjakan skripsi melalui Tiktok. Dok. Komunitas SevimaWakil Rektor IV Bidang Perencanaan dan Kerjasama Universitas Negeri Semarang (Unnes) Hendi Pratama membagikan tips mengerjakan skripsi melalui Tiktok.
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Sudah menjadi kewajiban bagi mahasiswa akhir untuk membuat sebuah skripsi agar bisa meraih gelar sarjana.

Baru-baru ini, ada seorang dosen yang membagikan tips bimbingan skripsi melalui akun TikToknya.

Video tersebut dibuat oleh akun @hendi.motivasi yang merupakan Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan dan Kerjasama Universitas Negeri Semarang (Unnes) Hendi Pratama.

Hendi mengatakan, video itu dibuat seiring dengan kegelisahannya lantaran belum harmonisnya bimbingan skripsi yang selama ini terjadi antara dosen dan mahasiswa.

Terlebih di masa pandemi ini, dimana dosen dan mahasiswa tidak bisa bertemu.

Baca juga: Pakar UGM Bagikan Panduan Menyembelih Hewan Kurban Saat Pandemi

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tips mengerjakan skripsi

Melalui video tersebut, Hendi ingin menyampaikan bahwa dosen bisa membantu mahasiswa agar bisa mengerjakan skripsi dengan cepat.

Sehingga akan menciptakan sebuah kolaborasi yang proaktif antara dosen dengan mahasiswa.

"Padahal orang Inggris bilang, it takes two to tango (berdansa harus dua orang). Begitu Pula skripsi. Melalui video yang viral ini, saya ingin menyampaikan bahwa skripsi harusnya menjadi ruang kolaborasi, dosen dan mahasiswa sama-sama proaktif," ungkap Hendi dalam Talkshow Komunitas Sentra Vidya Utama (Sevima) dalam keterangan tertulisnya, Rabu (7/7/2021).

Berikut tips sukses bagi mahasiswa untuk mengerjakan skripsi di masa pandemi, ala Wakil Rektor IV Unnes yang viral di TikTok.

Baca juga: Badan Informasi Geospasial Buka 42 Formasi CPNS 2021 untuk D4-S1

1. Pahami bahwa skripsi adalah miniatur kehidupan

Mengalami sebuah kesulitan merupakan suatu hal yang wajar. Melalui skripsi inilah, mahasiswa bisa belajar tentang makna sebuah kehidupan tersebut.

Misalnya saja ketika mahasiswa mendapat dosen pembimbing galak, maka bisa jadi waktu bekerja nanti kamu juga akan dapat atasan galak.

"Anggap saja skripsi adalah miniatur kehidupan. Artinya jika berhasil melewati skripsi ini maka akan berhasil dalam kehidupan. Masalah ada mahasiswa yang cepat dan ada yang lambat, ya itu bagian dari miniatur kehidupan," ungkap Hendi.

Baca juga: UNS Buka Kelas Internasional, Berikut Persyaratan dan Keunggulannya

2. Jangan depresi

Hendi menekankan, mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi jangan depresi. Jika depresi mengerjakan skripsi nanti bisa menjalar depresi hidup juga.

Untuk itu saat mendapatkan sebuah kesulitan, maka tak seharusnya mahasiswa depresi berkepanjangan. 

"Kalau mengalami sebuah kesulitan, jangan sampai kamu terus bersedih dan mengalami depresi. Jadikan skripsi ini sebagai proses pembelajaran dalam hidup," terang Hendi.

Baca juga: KKP Buka Formasi CPNS 2021 Lulusan SUPM/SMA/SMK, Cek Infonya di Sini

3. Cari ilmu di lapangan

Mahasiswa bisa mencari referensi di lapangan. Dalam pembuatan skripsi, data lapangan sagat diperlukan untuk menambah akuratnya penelitian yang dibuat.

Ambil data di lapangan, interaksi dengan orang yang lebih pengalaman.

"Mahasiswa harus ambil data di lapangan dan interaksi dengan orang yang lebih pengalaman. Jangan hanya teori, tapi praktekkan. Misal, belajar bahasa inggris bisa telepon call center di Amerika atau India. Nah disitu bisa langsung dipraktikkan, tanpa perlu keluar rumah karena pandemi," beber Hendi.

Baca juga: Daftar Prodi Paling Ketat S1 dan D4 Jalur CBT UM UGM 2021

4. Cari ilmu di internet

Hendi menambahkan, semua sumber ada di internet namun harus difilter mana yang kredibel dan tidak. Di Unnes sudah ada banyak literatur dalam Sistem Akademik Terpadu Unnes (SIKADU)

Sistem ini sudah terintegrasi dengan ProFeeder untuk melakukan pelaporan nilai ke Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI), dan berisi banyak sekali literatur yang lebih dari cukup untuk para mahasiswa mengerjakan skripsi.

Baca juga: Dosen Itera Teliti Tanaman Nyamplung sebagai Bahan Dasar Kosmetik

Media sosial juga bisa menjadi sarana untuk memperoleh ilmu.

Misalnya di Tiktok layaknya tempat Hendi mempublikasikan video viral, tak sedikit konten edukasi tersedia jika mahasiswa mau memilih.

"Sebenarnya kita tahu, semua sumber di internet itu ada. Cuman harus hati-hati pilih mana yang kredibel dan tidak. Untuk cari yang kredibel bisa dikonsultasikan dengan dosen pembimbing, update informasi akademik lewat SIKADU, dan banyak platform pembelajaran lainnya," papar Hendi.

5. Jadilah mahasiswa proaktif

Untuk mendapatkan kemudahan dalam mengerjakan skripsi, mahasiswa harus proaktif dalam menghubungi dosen.

Begitu juga sebaliknya, dosen juga harus proaktif dalam membantu mahasiswanya dalam mengerjakan skripsi.

"Agar proses mengerjakan skripsi bisa berjalan dengan lancar, mahasiswa harus proaktif dengan dosen. Dosen juga harus aktif dalam membantu mahasiswanya. Skripsi harusnya menjadi ruang kolaborasi, dosen dan mahasiswa sama-sama proaktif," urainya.

Baca juga: Guru Sekolah Dasar Harus Beradaptasi dengan Pembelajaran Digital

Hendi berharap, video yang dibuat ini bisa sampai kepada para pengguna Tiktok yang kebanyakan juga para mahasiswa milenial.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X