Kompas.com - 05/08/2021, 19:32 WIB
Tidak hanya tanaman hidroponik, namun warga di RT 02/RW 07 Sidokumpul juga memelihara ikan hias di pekarangan rumah. KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHTidak hanya tanaman hidroponik, namun warga di RT 02/RW 07 Sidokumpul juga memelihara ikan hias di pekarangan rumah.
|

KOMPAS.com - Bagi rumah yang memiliki pekarangan, maka harus dimanfaatkan dengan baik. Yakni sebagai sumber pangan keluarga.

Hal ini karena kebutuhan gizi keluarga dapat terpenuhi dengan mengoptimalkan fungsi dari pekarangan rumah. Salah satunya dengan ditanami sayuran atau buah-buahan.

Dosen Fakultas MIPA Universitas Padjadjaran (Unpad) Dr. Budi Irawan, M.Si., pada webinar “Optimalkan Fungsi Pekarangan Untuk Pemenuhan Gizi Keluarga” secara daring, Rabu (4/8/2021) memberikan penjelasan.

Baca juga: Mahasiswa UGM Kembangkan Kemasan Makanan Ramah Lingkungan

Budi menjelaskan, pekarangan memiliki beragam fungsi. Salah satu fungsi pekarangan adalah sumber bahan pangan, ada sayuran, buah-buahan, bahan obat tradisional, rempah, dan bumbu masak.

Tak hanya itu saja, pekarangan juga dapat menjalankan berbagai kegiatan sosial, budaya, dan ekonomi. Pekarangan pun memiliki fungsi estetika, seperti ditanami tanaman hias.

Secara ekologi, pekarangan juga memberikan layanan ekosistem, seperti menyediakan:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. udara bersih

2. menahan erosi tanah

3. menjaga sistem hidrologi

4. seringkali didatangi hewan liar seperti serangga dan burung

"Melalui konsep pertanian urban (urban farming), berkebun dapat diintergrasikan dengan kegiatan perikanan dan peternakan pada lahan terbatas. Gizi keluarga pun dapat terpenuhi," ujarnya seperti dikutip dari laman Unpad, Kamis (5/8/2021).

Pada webinar tersebut, Budi juga memaparkan mengenai diversitas tanaman pekarangan. Tanaman dibagi dalam kelompok umbi-umbian, sayuran, buah-buahan, rempah dan bumbu masak, serta obat herbal.

Baca juga: Ini Syarat dan Cara Daftar Bantuan UKT Rp 2,4 Juta Kemendikbud Ristek

Hal senada juga diungkapkan Dosen Fakultas Peternakan Unpad Dr. Ir. Masyur, M.Si, IPM yang sudah mempraktikkan konsep urban farming di pekarangan rumahnya.

Ia mengelola pekarangan dengan menanam tanaman untuk sayuran, budidaya ikan lele, ternak ayam petelur yang kaya omega 3, serta pengelolaan sampah rumah tangga menjadi pupuk organik.

Bahkan dengan bertani di pekarangan, ada sejumlah manfaat yang diperoleh. Selain sebagai sumber pangan keluarga, juga berpotensi menjadi sumber penghasilan. Fungsi lain, seperti:

1. estetika

2. sosial

3. keamanan lingkungan pun terpenuhi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.