Kompas.com - 10/08/2021, 21:58 WIB
Sekolah Pribadi Depok menggelar vaksinasi pada Selasa, 10 Agustus 2021. Acara yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut menargetkan 1.000 peserta pada tahap pertama menggunakan vaksin jenis Astrazeneca. DOK. SEKOLAH PRIBADI DEPOKSekolah Pribadi Depok menggelar vaksinasi pada Selasa, 10 Agustus 2021. Acara yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut menargetkan 1.000 peserta pada tahap pertama menggunakan vaksin jenis Astrazeneca.

KOMPAS.com - Untuk mendukung Pemerintah dalam mempercepat proses terbentuknya herd immunity (kekebalan kelompok), Sekolah Pribadi Depok menggelar vaksinasi pada Selasa, 10 Agustus 2021.

Acara yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut menargetkan 1.000 peserta pada tahap pertama menggunakan vaksin jenis Astrazeneca.

Peserta vaksin ditujukan untuk usia minimal 18 tahun dan ditujukan bagi warga sekolah, alumni, orangtua siswa. Acara ini terselenggara atas kerja sama Sekolah Pribadi Depok dengan Polsek Beji dan Satgas covid Kemiri Muka, Beji, Kota Depok.

"Alhamdulillah warga sekolah, orangtua siswa serta alumni antusias memberikan dukungan kegiatan vaksin ini," ujar Bibit Wiyana, Kepala Sekolah SMP Pribadi Depok kepada Kompas.com melalui pesan singkat (10/8/2021).

Baca juga: Pakar UGM: Ini Pentingnya Vaksin Covid-19 bagi Anak-anak

Lebih jauh Bibit menjelaskan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Sekolah Pribadi Depok dalam menekan jumlah pasien terpapar virus Corona mengingat pemberian vaksin merupakan salah satu upaya efektif untuk mengatasi pandemi yang masih berlangsung. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bibit menyampaikan, sebelum acara berlangsung, seluruh peserta telah mengisi form pendaftaran yang disediakan oleh pihak sekolah. Para peserta diminta untuk membawa kartu identitas diri ketika datang, sebagai bukti telah terdaftar sebagai penerima vaksin.

Penyelenggaraan vaksinasi ini, tambah Bibit, tetap menerapkan protokol kesehatan selama acara berlangsung. Kegiatan vaksinasi tersebut berjalan dengan lancar dan kondusif.

Sekolah Pribadi Depok menggelar vaksinasi pada Selasa, 10 Agustus 2021. Acara yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut menargetkan 1.000 peserta pada tahap pertama menggunakan vaksin jenis Astrazeneca.DOK. SEKOLAH PRIBADI DEPOK Sekolah Pribadi Depok menggelar vaksinasi pada Selasa, 10 Agustus 2021. Acara yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut menargetkan 1.000 peserta pada tahap pertama menggunakan vaksin jenis Astrazeneca.

 

"Seluruh peserta yang terdaftar diberikan arahan dengan jelas dan dilayani dengan sebaik mungkin. Kegiatan tersebut juga dijadwalkan oleh pihak sekolah sehingga tidak terjadi penumpukan selama berlangsungnya vaksinasi," ungkapnya.

Ke depan, Bibit menyampaikan pihaknya juga telah mengangendakan untuk mengadakan vaksinasi khusus bagi siswa, atau vaksinasi anak 12 tahun ke atas. "Kita sudah agendakan dengan satgas covid untuk menyelenggarakan vaksin untuk siswa di kota Depok," ujar Bibit.

Sekolah Pribadi Depok sendiri, ujar Bibit, saat ini masih menjalankan pembelajaran berbasis daring sambil menunggu keputusan Dinas Pendidikan dan Satgas Covid terkait izin pelaksanaan PTM terbatas nantinya.

Baca juga: Kiat Sukses Indra Rudiansyah Jadi Peneliti Muda di Balik Vaksin AstraZeneca

"Vaksin Covid-19 diharapkan bisa menjadi solusi untuk menyudahi pandemi yang telah memakan banyak korban jiwa serta melumpuhkan aktivitas masyarakat, dan partisipasi Anda dalam program vaksinasi ini akan sangat membantu pemulihan kondisi negara kita," pesan Kepala Sekolah SMP Pribadi Depok ini.

Lebih jauh ia mengingatkan, vaksin bukanlah "obat pandemi" melainkan upaya untuk membentengi diri dari efek virus penyebab Covid-19.

"Karena itu, jangan pernah tinggalkan gaya hidup sehat dan selalu praktikkan 5M; menggunakan masker, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, menjaga jarak dan mengurangi mobilitas," pungkas Bibit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.