Kompas.com - 21/08/2021, 18:24 WIB
Warga Baduy bermain alat musik karinding di Desa Kanekes, Lebak, Banten, Selasa (1/3/2016). KRISTIANTO PURNOMOWarga Baduy bermain alat musik karinding di Desa Kanekes, Lebak, Banten, Selasa (1/3/2016).
|

KOMPAS.com - Indonesia memiliki kekayaan kesenian dan budaya yang sudah terkenal di mata dunia.

Bagaimana tidak, setiap daerah di Indonesia memiliki budaya dan kesenian lokal yang mempunyai daya tarik tersendiri. 

Seperti di Provinsi Jawa Barat, selain alat musik angklung, juga ada alat musik tradisional lainnya yang tak kalah unik.

Dilansir dari akun Instagram Dinas Pendidikan Jawa Barat, Sabtu (21/8/2021), ada satu alat musik tradisional Sunda yang mungkin masih jarang orang ketahui, yaitu 'karinding'.

Baca juga: Mahasiswa UKDW Raih Hibah PKKM untuk Kembangkan Wirausaha Desain

Alat musik tradisional khas Sunda

Karinding adalah alat musik khas Jawa Barat yang terbuat dari pelepah daun kawung (enau) atau bilahan bambu kecil.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Karinding menurut bahasa Sunda terdiri dari kata 'ka ra da hyang' yang artinya dengan diiringi oleh doa sang Maha Kuasa. Ada juga yang mengartikan 'ka' (sumber) dan 'rinding' (bunyi). Jadi artinya sumber bunyi.

Cara memainkannya pun cukup unik. Ruas tengah karinding diletakkan pada bibir, lalu tepuk bagian ujung ruas paling kanan karinding hingga jarum karinding bergetar.

Karinding ini bukan sekadar alat musik saja tapi juga memiliki filosofi mendalam. Yuk simak bersama filosofi yang ada dalam alat musik karinding.

Baca juga: PTM Terbatas Perlu Disertai Mitigasi Risiko Penularan Covid-19

Filosofi alat musik karinding

Alat musik karinding memiliki filosofi yakin, sabar dan sadar.

Filosofi yakin, sadar, sabar merupakan representasi dari tiga bagian geopolitik gunung. Dalam bahasa Sunda terdapat istilah yakni:

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.